KATASUMBAR- Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), melaju ke tahap seleksi lanjutan program UMKM Champion 2026. Mereka terpilih setelah melewati proses penilaian dari total 150 UMKM yang mengikuti kompetisi tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Teddy Antonius, mengatakan seleksi lanjutan digelar di kantor dinas setempat, Senin (2/11/2026). Dari 15 peserta tersebut, panitia akan menyaring kembali hingga diperoleh 10 besar, sebelum menetapkan enam pemenang terbaik.
“Ini merupakan hal baru di Kota Padang. Kita ingin mengapresiasi seluruh pelaku UMKM, bagaimana mereka sukses merintis usahanya sejak awal hingga menghadapi berbagai kendala. Perjalanan tersebut akan kita skenariokan dan ceritakan agar menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya,” ujar Teddy.
Ia menjelaskan, UMKM Champion 2026 tidak hanya bertujuan mencari pelaku usaha terbaik, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan UMKM dalam membangun dan mengembangkan usaha.
Melalui program ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang ingin mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta memiliki daya saing di tengah persaingan pasar.
Dalam proses seleksi, tim juri menetapkan sejumlah indikator penilaian, mulai dari perkembangan usaha, kelengkapan administrasi, legalitas, hingga pemenuhan standar produk. Peserta juga perlu memenuhi persyaratan perizinan usaha dan sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.
Khusus untuk UMKM sektor kuliner, penilaian turut memperhatikan kebersihan tempat produksi dan kualitas bahan baku. Aspek tersebut menjadi perhatian untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
Teddy menyebutkan, enam pemenang nantinya berasal dari dua kategori, yakni kriya dan kuliner. Masing-masing kategori akan menetapkan juara pertama, kedua, dan ketiga.
Para pemenang akan memperoleh apresiasi berupa uang tunai, peralatan produksi, hingga bantuan permodalan. Dukungan tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usaha.
“Kita berharap pemenang nantinya mendapatkan hadiah berupa uang tunai, alat produksi, serta bantuan permodalan. Selain itu, kita juga akan mengupayakan melalui kementerian agar produk UMKM Kota Padang dapat menembus pasar ekspor,” ungkapnya.
Menurut Teddy, penguatan UMKM juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pelaku usaha lokal diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas yang dapat dipasarkan lebih luas.
Pengembangan sektor kuliner dan kriya turut mendukung cita-cita Kota Padang menjadi Kota Gastronomi. Produk kuliner dan kerajinan lokal dinilai memiliki potensi untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata.
Melalui UMKM Champion 2026, Pemko Padang berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas, memperluas jangkauan pemasaran, dan bersaing di pasar yang lebih luas.
“Melalui program ini, kita ingin memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM sekaligus mendorong mereka terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, dan memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas,” tutup Teddy.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

