KATASUMBAR – Gunung Marapi Sumbar masih berada dalam status Level III atau Siaga. Belum ada tanda status ini akan diturunkan.

PVMBG menyatakan aktivitas Gunung Marapi masih terbilang tinggi sehingga status Siaga dipertahankan.

Dalam sehari tadi, sejak pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, Rabu 17 Januari 2024, terjadi dua letusan. Letusan pertama terjadi saat subuh, dentuman terdengar hingga kejauhan.

Sejumlah CCTV juga merekam semburan material pijar akibat letusan ini. Sementara letusan kedua terjadi pukul 07.56 WIB.

Selain letusan, sepanjang hari ini, Gunung Marapi juga telah mengeluarkan sebanyak 8 gempa hembusan.

Gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini mengalami masa erupsi panjang sejak Minggu 3 Desember 2023.

Hingga pukul 18.00 WIB, total letusan sudah mencapai angka 131 kali. Rinciannya, 107 kali sepanjang Desember 2023 dan 24 kali dari awal Januari hingga Rabu 17 Januari 2024.

Letusan terbesar masih yang pertama pada 3 Desember 2023, dengan ketinggian kolom abu mencapai 3.000 meter dari atas kawah, 24 pendaki tewas akibat letusan ini.

Kemudian, total gempa hembusan sebanyak 699. Rinciannya 543 kali pada Desember 2023 dan 156 dari awal Januari hingga tadi sore.

Sementara, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) meminta warga menjauhi zona bahaya yang ditetapkan radius 4,5 kilometer dari kawah.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.