KATASUMBAR – Petugas gabungan dari lintas lembaga menangkap 3 warga Padang di Mesuji, Sabtu (29/1).

Tiga warga Padang tersebut ditangkap karena membawa 15 kilogram sabu-sabu.

Dilansir dari Detik.com, ketiganya diketahui berinisial AD, HK dan EY.

Mereka ditangkap oleh petugas gabungan dari Polres Mesuji, dan BNNP Sumsel.

Kasat Narkoba Polres Mesuji, Iptu Muhammad Nufi mengatakan, ketiganya ditangkap di gerbang Tol Simpang Pematang pukul 10.00 WIB.

“Saat ditangkap dan digeledah, petugas menemukan tas berisi sabu-sabu di bangku bagian belakang mobil yang dikendarai pelaku,” katanya dikutip dari Detik.

Ketiga warga Padang tersebut menyimpan barang bukti di dalam bungkusan teh.

“Total ada 15 paket bungkusan teh yang mereka simpan dalam tas tersebut,” ujar dia.

Selain narkoba, polisi juga mengamankan kendaraan yang digunakan ketiga pelaku untuk mengangkut narkoba.

Sementara itu terkait proses hukum, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi menyebut ketiganya terancam hukuman mati.

Ancaman hukuman itu sesuai dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Namun, untuk lebih jelasnya, BNNP sebut Djoko akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan.

“Masih kami dalami lagi untuk mempertegas pasal berapanya,” sebut dia.

“Mereka kami periksa untuk mengetahui apakah benar hanya pengirim atau mungkin lebih dari itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Djoko menduga, narkoba yang dibawa oleh ketiga pelaku untuk kelompok sindikat pengedar narkoba yang ada di daerah Mesuji.

Sedangkan untuk barang bukti yang telah diamankan berasal dari Kota Pekanbaru, Riau.

“Hasil pengembangan dan ditelusuri, mereka coba melakukan pengiriman kembali ke Mesuji, OKI.”

Pergerakan itu langsung kami koordinasikan dengan polisi dan dilakukan penangkapan tersebut,” pungkasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.