KATASUMBAR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bakal melaksanakan operasi antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Kejadian ini membuat sejumlah daerah di Indonesia dilanda kabut asap, Sumatera Barat salah satunya.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan penanganan atasi kebakaran hutan dan lahan dengan dua cara. Darat dan udara.

Untuk darat, ia menjelaskan, pihaknya akan melengkapi satgas dengan peralatan seperti pompa, selang, dan sepeda motor yang sudah dimodifikasi menjadi kendaraan pemadam.

Kemudia untuk udara, operasi dilakukan dengan penempatan helikopter di wilayah-wilayah prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Kemudian untuk operasi udara kita kerahkan sejumlah 35 Heli yaitu 13 heli patroli dan 22 Heli water bombing.”

“Kenapa hanya 35, ini sudah dikerahkan dari seluruh Indonesia jadi seluruh Indonesia yang ada Heli water bombing dan patroli ini sudah dikerahkan semua,” ujar dia.

Strategi water bombing ini diarahkan ke daerah-daerah yang kebakaran hutan dan lahannya cukup besar.

“Jadi ada 6 provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi,” tambah Suharyanto.

Khusus operasi udara, BNPB tidak hanya mengirim helikopter ke wilayah prioritas saja, namun juga ke wilayah yang sedang alami kebakaran lahan lainnya.

“Tetapi tentu saja di provinsi-provinsi lain juga ada kebakaran seperti ada beberapa gunung yang kebakar, ada tempat pembuangan sampah itu pun menjadi sasaran kita untuk pemadaman.”

“Jadi ketika daerah menetapkan status tanggap darurat, meminta bantuan BNPB untuk memadamkan api yang membakar, itu BNPB segera mengarahkan Heli water bombing,” pungkasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.