KATASUMBAR – Perselancar perempuan asal Sumbar berhasil mencatatkan hasil yang mengesankan pada ajang PON Aceh-Sumut 2024.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Pantai Riting, Provinsi Aceh, Selasa (10/9) itu, perselancar ombak Kya Jo Heuer mencatatkan peforma apik.
Tampil di nomor Women Shortboard, Kya berhasil mencetak angka pada babak Roun 1 Heat (R1 H3) dengan ombak terbaiknya dengan skor 3.67 dan 4.73.
Catatan tersebut membuat Kya membukukan skor 8.40 pada pertandingan yang berlangsung pada siang hari tersebut.
Dengan hasil tersebut, Kya berhasil lolos langsung ke babak perempat final (quarter final) yang akan berlangsung pada 13 September pukul 09.06 WIB.
Sementara itu, peselancar lainnya, Aura Zeflin (Alin), menghadapi tantangan berat dan finis di posisi terakhir dalam heat-nya.
Alin akan berjuang di babak eliminasi round 2 heat 4 yang dijadwalkan berlangsung besok pagi, pukul 08.03 WIB.
Harapan besar diberikan padanya untuk melaju ke babak selanjutnya dan bergabung kembali dengan Kya di perempat final.
Di nomor Women Longboard, Alin berhasil memperbaiki performanya. Ia lolos ke perempat final setelah meraih posisi kedua di Round 1 Heat 2 (R1 H2) dengan total skor 5.93.
Di kategori Men Shortboard, peselancar andalan Sumatra Barat, Dylan Wilcoxen, tampil solid dengan mencatat skor ombak terbaik 4.67 dan 5.67, menghasilkan total skor 10.34. Dengan hasil ini, Dylan melaju ke Round 3.
Rekannya, Izrel Sababalat, yang berlomba di heat berbeda, harus berjuang di babak eliminasi untuk bisa melanjutkan ke Round 3.
“Pertandingan hari pertama ini memperlihatkan bakat dan semangat besar dari para peselancar.”
“Kami berharap akan ada lebih banyak aksi menarik di hari-hari mendatang,” kata Ketua Pengprov PSOI Sumbar, Harry Algamar.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


