KATASUMBAR – Perayaan Imlek di Kota Padang kembali dilaksanakan tanpa Cap Go Meh. Ini yang merupakan kedua kalinya setelah Covid-19 lalu.

Tidak digelarnya puncak perayaan Imlek ini disebabkan karena adanya berbagai pertimbangan.

Hal itu diungkapkan Humas Kelenteng See Hin Kion Padang, Indra Lie.

“Sekarang masih dalam suasana tahun politik ya kita kan Pemilu, jadi ritual Cap Go Meh tidak kita adakan, cuama ritual ibadah saja di Kelenteng ini,” katanya.

Indra mengungkapkan, ditiadakannya Cap Go Meh karena demi menciptakan suasana yang kondusif selama tahun politik. Pihaknya tak ingin terjadi hal yang tak diinginkan.

“Imlek 2575 tahun ini juga bertepatan dengan shio Naga Kayu. Untuk diharapkan di tahun ini keberkahan dan kesehatan serta kedamaian saling terjaga di Kota Padang,” ucap Indra.

Sementara itu, warga pecinan di kawasan Pondok, Kota Padang menggelar atraksi kesenian pada malam Tahun Baru Cina atau Imlek 2575.

“Iya, kita menggelar perayaan tahun baru kecil tadi malam (Jumat),” kata Ketua Kelenteng See Hin Kiong Padang David Chandra.

Ia menjelaskan, bahwa atraksi kesenian yang dimainkan yakni barongsai dan tarian naga.

Ia mengungkapkan, atraksi itu dimainkan marga Lim di halaman Kelenteng See Hin Kiong, Pondok, Padang.

“Pengurus Kelenteng See Hin Kiong juga menggunakan pakaian tradisi Tionghoa yang identik dengan warna merah,” sebutnya.

Selain menggelar atraksi kesenian, terang David, ritual keagamaan terus dilakukan oleh masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru Cina 2575.

“Ummat secara bergantian melaksanakan ritual di dalam Kelenteng,” pungkas David.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.