KATASUMBAR – Perantau asal Minangkabau pernah menjadi penguasa di tanah Melayu, Malaysia dan Singapura.

Sejarahwan Inggris, William Roff mencatat, kiprah kekuasaan perantau Minang di tanah Melayu lewat jalur perdagangan.

Keberadaan para pedagang ini diketahui pada dekade 1890-an.

Rata-rata, para perantau tersebut berdagangg di Batu Road (kini Jalan Tuanku Abdul Rahman), Jalan Pudu, Pasar Minggu, Melaka Street, Jalan Raja Bot, dan Malay Street.

Dikutip dari laman Afandriadya, sebagian besar mereka membuka kedai kelontong, usaha jahit, kedai songkok, toko buku, dan rumah makan.

Selain dikenal sebagai pengusaha ulung, perantau Minang ini juga dikenal sebagai orang-orang alim yang memiliki pemahaman agama cukup baik.

Nama-nama mereka pun pernah direkap oleh Warta Ahad edisi 27 Oktober 1935 silam.

Adapun beberapa nama tersebut aji Abdus Samad, Haji Abdus Samad Panjang, Haji Abdus Samad Kecil, Haji Abdul Majid Panjang, Haji Rijan, Haji Abdul Wahab.

Kemudian Haji Muhammad Ali, Haji Zainal Abidin, Hajah Fatimah, Haji Aminuddin, Tahir Darwis.

Lalu ada pula Baginda Kaya Haji Arsyad, Datuk Maharaja, dan yang paling populer Haji Utsman bin Abdullah.

Namun kekuasaan perantau Minang di tanah Melayu ini tidak bertahan lama. Tepatnya menjelang pecah Perang Dunia Kedua.

Kekuasaan para perantau Minang hanya bertahan hingga lepasnya Semenanjung Malaya dari kolonial Inggris.

Kala itu mayoritas pengusaha Minang hanya menjadi pemain kecil dan menengah. Dimana-mana, baik itu di Kuala Lumpur, Seremban, Malaka, dan Johor Baru.

Akibat kondisi ini hampir keseluruhan pedagang Minang menjadi pengecer dan berjualan kaki lima.

Pasalnya saat itu, mereka kalah bersaing dengan pedagang-pedagang China dan India, serta orang-orang Inggris yang mendominasi perekonomian Malaya.

Selain situasi politik yang tak menentu, sikap anti-kolonial dan ketertarikan orang Minang ke dunia pergerakan, menjadi faktor tak berkembangnya usaha mereka.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.