KATASUMBAR – Berkendara di Kuala Lumpur memiliki sensasi atau tantangan beda ketimbang tanah air.

Di sini, pengendara biasanya melaju dengan senyap, jarang sekali terdengar klakson.

Warga Malaysia menyebut klakson dengan ‘Horn’.

Meski di lampu merah sekali pun, tak pernah terdengar bunyi klakson. Begitu pun jika hendak menyalip, tak perlu dibunyikan.

“Di sini memang seperti itu, orang-orang akan komplein jika ada yang membunyikan ‘horn’,” ungkap salah satu driver grab.

Tetapi, kata dia, bukan tak pernah klakson dibunyikan, hanya momen tertentu saja atau saat betul-betul mendesak.

“Kita tak mau dianggap gila, meski lagi ‘jam’ (macet) di traffic light, tak kita gunakan. Saat terdesak saja kita pakai,” jelasnya.

KATASUMBAR mengunjungi Kuala Lumpur baru-baru ini. Pantauan di lokasi nyaris tak terdengar bunyi klakson mobil di Kuala Lumpur.

Semua kendaraan melaju senyap di areal jalan yang lebar-lebar. Tak ada sahut-sahutan bunyi klakson meski di lampu merah. Pengendara melaju tertib dan tak ada buru-buru.

Tak hanya di pusat kota, kebiasaan mengemudi senyap ini juga berlanjut ke Kota Melaka.

Butuh dua jam menggunakan bus untuk sampai ke kota pelabuhan ini dari Kuala Lumpur. Seperti biasa, bus juga sama sekali tidak membunyikan klaksonnya.

Meski demikian, tentunya ini sesuatu yang berbahaya, pengendara bisa saja kaget jika kita tiba-tiba menyalip tanpa pemberitahuan.

Satu lagi, baik di Kuala Lumpur maupun Melaka, tak banyak kendaraan roda dua, rata-rata warga memakai roda empat.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.