KATASUMBAR – Malang, begitulah nasib Melisa (32), perempuan asal Manado yang ditemukan terlantar di Padang Pariaman.

Melisa ditemukan oleh warga setelah berkeliaran di kawasan Kampung Dadok, Sungai Geringging.

Ia berkeliaran disana bersama bayinya yang masih berusia 3 pekan.

Usut punya usut, Kapolsek Sungai Geringging, IPTU Bambang Adrian mengatakan, Melisa terlantar setelah ditolak oleh pria kenalannya di media sosial.

Pria tersebut merupakan warga Kampung Dadok, Sungai Geringging.

Ia dan si pria tersebut diketahui berkenalan di media sosial, dan saling menjalani hubungan.

Namun sesampai di Kampung Dadok, Melisa malah ditolak oleh si pria tersebut.

“Ia ditolak oleh pria asal Sungai Geringging itu lantaran ia tidak mau menerima karena kekasihnya itu telah memiliki anak,” katanya.

Kepada polisi, Melisa mengaku ia bisa bertandang ke Sungai Geringging dengan biaya yang diberikan pria tersebut.

“Jumlah uang yang diberi ke Melisa ini sebanyak 900 ribu rupiah,” ucap Bambang.

Keberadaan Melisa dan bayinya ini diperoleh dari laporan warga ke pihak kepolisian.

“Sesuai instruksi Kapolres, kami selamatkan warga Manado dan bayinya tersebut,” papar Bambang.

Saat didatangi, keadaan ibu dan bayi itu tidak bagus sehingga dibawa ke Puskesmas untuk dirawat.

“Usai dirawat ia kami ungsikan ke rumah salah satu Bhabin. Saat ini ibu dan bayi itu tinggal di sana sementara waktu,” jelas Bambang.

Untuk diketahui juga, hari ini Kapolres Kota Pariaman, AKBP Abdul Aziz akan memulangkan warga Manado itu ke asal mereka dan dibiayai oleh Kapolres sendiri.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.