KATASUMBAR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Minangkabau menegaskan, kemarau yang melanda Sumbar bukan karena gelombang panas.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha.
Ia mengatakan, kondisi cuaca di Sumbar saat ini memang cenderung lebih panas dari hari biasanya. Namun kondisinya saat ini masih terbilang normal.
Yudha menjelaskan, peningkatan tersebut terbaca dari pergerakan suhu Sumatera Barat dari biasanya 30-31 derajat menjadi 32-35 derajat Celcius.
“Kondisi seperti ini masih normal, belum bisa dikatakan dengan kondisi cuaca ekstrim,” katanya.
Tak cuma itu, kondisi cuaca Sumbar menurut dia, juga bukan dampak dari gelombang panas yang melanda berbagai negara.
Hanya saja, kata dia, secara klimatologisnya untuk bulan Mei-Juni beberapa daerah di Sumbar memang mengalami musim kemarau.
Sehingga minim pertumbuhan awan-awan, termasuk juga di daerah lainnya di Indonesia.
Namun Yudha menyebut, kedepan akan mengalami perubahan dengan sudah terpantaunya awan hujan yang terbentuk di sebagian kawasan Sumatera Barat.
Kendati demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh begitu Sumbar disengat terik matahari, karena bisa menganggu kesehatan.
“Kurangi aktivitas pada siang hari yang terik, terutama antara pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB.”
“Mengingat di waktu tersebut merupakan periode dimana nilai ultraviolet maksimum,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta dapat mengantisipasi dengan menggunakan pelindung dari sinar matahari langsung.
Seperti menggunakan payung, topi, tabir surya, serta menjaga cairan tubuh.
“Untuk perkiraan kami, beberapa hari ke depan hujan sudah mulai kembali turun, sehingga suhu udara maksimum relatif lebih rendah,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


