KATASUMBAR – Kasus meninggalnya 3 orang bocah kakak beradik Solok Selatan pada akhir Agustus lalu hingga kini belum terungkap.
Kasus meninggalnya 3 bocah warga Pasar Baru, Sungai Pagu itu hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Masih penyelidikan lebih dalam,” kata Kasatreskrim Polres Solok Selatan, AKP Dwi Purwanto, Jumat (12/11) sore WIB.
Saat ini, ia menyebut polisi masih terbentur dengan hasil pemeriksaan laboratorium forensik Mabes Polri demi memastikan penyebab meninggalnya 3 bocah itu.
“Pihak dari laboratorium forensik menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan sampel akan ada dalam minggu ini,” ucap dia.
Kasus meninggalnya 3 bocah itu menimbulkan tanda tanya. Sebab, ketiganya meregang nyawa dalam waktu yang berdekatan tanpa penyebab yang jelas.
Awalnya Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Solok Selatan Tony Hardian menyebut ketiga bocah itu meninggal dunia karena peningkatan kerja sel darah putih.
“Kalau sel darah putih meningkat itu lebih ke infeksi,” kata dia 30 November 2021 lalu.
Dari hasil pemeriksaan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, tidak ada ditemukan racun dari makanan yang dikonsumsi tiga bocah itu sebelum meninggal dunia.
“Hasil pemeriksaan laboratorium negatif. Sampel makanan tidak mengandung arsen dan sianida atau racun,” sebut Kepala BBPOM Padang, Firdaus Umar, 2 September lalu.
Sebelumnya diketahui tiga orang bocah diduga meninggal akibat keracunan makanan di Solok Selatan.
Ketiga bocah tersebut meninggal saat penanganan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok Selatan.
Tiga bocah yang beradik kakak tersebut meninggal dalam waktu kurang lebih 24 jam yakni pada Minggu (29/8/2021) usai mengalami kejang-kejang disertai demam.
Bocah tersebut masing-masing berusia 8 tahun, 6 tahun dan 2,5 tahun.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


