KATASUMBAR – BPS merilis hasil sensus penduduk Sumatra Barat pada 2020.

Dalam sensus penduduk 2020, penduduk Sumatra Barat per September berjumlah 5,53 juta jiwa. Komposisinya, ada 2,79 juta pria (50,35 persen) dan wanita 2,75 juta (49,65 persen).

Berdasar luas daratan 42 ribu KM Persegi dan perbandingan penduduk, maka kepadatan penduduk sebanyak 132 per KM.

“Selama 2010-2020, rataan laju pertumbuhan penduduk Sumatra Barat sebesar 1,29 persen,” sebut PLT Kepala BPS Sumbar Januarto Wibowo, dilansir dari sini, Kamis 28 Januari 2021.

Kota Padang masih menjadi wilayah dengan persebaran penduduk paling tinggi, jumlahnya 909,04 ribu. Sementara Padang Panjang, sebanyak 56, 31 ribu penduduk. Khusus Bukittinggi ada 130 ribuan penduduk.

Sedangkan rasio jenis kelamin penduduk adalah 101, artinya terdapat 101 pria untuk tiap 100 perempuan.

Dampak positifnya, Sumatra Barat merasakan bonus demografi pada 2020 ini. Komposisi umur penduduk usia 0-14 tahun, turun dari 45,14 persen pada 1971 menjadi 24,65 di 2020.

Dalam sensus penduduk periode sama, penduduk usia produktif 15-64 tahun meningkat menjadi 68,65 persen dari 51,49 persen.

“Stuktur usia penduduk Sumatra Barat, kalangan milenial dan generasi mendominasi,” pungkas Januarto.

Generasi Z merupakan generasi yang lahir antara 1997-2012. Lalu, Generasi Milenial lahir pada 1981-1996.

Kadis Kominfo Sumbar Jasman Rizal menyambut baik hasil dari BPS tersebut. Ia meminta informasi ini bisa viral di tengah masyarakat.

“Kita turut menyampaikan hasil sensus ke masyarakat. Selaku objek, masyarajat berhak mengetahuinya,” ungkap Jasman.

Kata dia, sensus menegaskan keberadaan masyarakat. Sebab tidak sedikit warga yang tidak tercatat dan memiliki kelengkapan dokumen kependudukan.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.