KATASUMBAR – Semen Padang FC bersiap menghadapi laga krusial kontra PSIM Yogyakarta pada lanjutan kompetisi di Stadion H. Agus Salim, Rabu (4/2/2026). Kabau Sirah dituntut meraih kemenangan demi keluar dari zona degradasi klasemen sementara.
Tekanan kemenangan menjadi harga mati bagi tim tuan rumah. Posisi Semen Padang yang masih tertahan di papan bawah membuat laga ini tak sekadar pertandingan biasa, melainkan penentuan nasib. Para pemain senior seperti Wakasso dan kawan-kawan diharapkan mampu membawa tim bangkit.
Pelatih kepala Dejan Antonic menegaskan timnya membidik tiga poin penuh. Ia mengaku sudah mengevaluasi kekalahan tipis 0-1 dari PSIM pada pertemuan sebelumnya yang ditentukan lewat gol penalti.
“Kami sudah pernah lawan mereka dan kalah lewat penalti. Itu jadi pelajaran penting. Sekarang target kami jelas, harus menang,” ujar Dejan.
Ia menyebut kondisi skuad dalam tren positif atau “on fire”. Hanya Diarra yang dipastikan absen akibat kartu merah. Sementara itu, Wakasso telah kembali berlatih penuh dan siap diturunkan.
Dejan juga mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai permainan PSIM. Menurutnya, alur serangan lawan biasanya dibangun melalui pemain kunci di lini tengah. Meski pemain tersebut kemungkinan absen, ia enggan meremehkan kekuatan tim tamu.
“Semua pemain mereka berbahaya, termasuk pemain lokal. Kami harus tetap fokus, main dengan kepala dingin, jangan terburu-buru,” katanya.
Dengan dukungan publik sendiri, Semen Padang FC berharap mampu memaksimalkan momentum kandang untuk mengamankan kemenangan sekaligus membuka peluang keluar dari zona merah.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


