KATASUMBAR – Proses seleksi Calon Direksi Bank Nagari telah dimulai. Sebanyak 16 orang peserta telah terdaftar untuk mengikuti proses tersebut.
Informasi seleksi ini diketahui dari surat Panitia Seleksi Calon Direksi Bank Nagari yang diterima Katasumbar, Selasa (28/11).
Dalam surat itu diketahui, bahwa panitia telah menerima sebanyak 20 berkas bakal calon direksi.
Namun dari hasil penelitian panitia, hanya 16 orang peserta yang dinyatakan lolos untuk melengkapi persyaratan administrasi.
Adapun proses kelengkapan administrasi ini dilakukan selama 2 pekan kedepan, sejak pertama kali surat tersebut diterbitkan.
“16 orang calon peserta yang lolos tahap awal diminta untuk melengkapi persyaratan adminitrasi sesuai surat panitia seleksi, paling lambat 14 hari kalender sejak tanggal surat dikeluarkan,” demikian keterangan surat yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy itu.
Berikut 16 nama calon peserta seleksi Calon Direksi yang lolos tahap awal seleksi:
Daftar Peserta Seleksi Calon Direksi
– Afnizon (Pemimpin Cabang Payakumbuh)
– Dedi Indra (Pemimpin Divisi Human Capital)
– Eka Andria Putra (Pemimpin Divisi Kepatuhan)
– Gusti Candra (Direktur Kredit & Syariah)
– Hafid Dauli (Pemimpin Divisi Kredit dan Mikro Banking)
– Hardi Putra (Pemimpin Divisi Teknologi & Digitalisasi)
– Henri Budiman (Pemimpin Divisi Teknologi dan Digitalisasi)
– Heri Fitrianto (Pemimpin Cabang Syariah Padang)
– Indrianis (Pemimpin Divisi Sekper)
– Restu Wirawan (Direktur Kepatuhan Bank Nagari)
– Roni Edrian (Pemimpin Divisi Dana & Treasury)
– Sania Putra (Direktur Keuangan)
– Sukardi (Pemimpin Divisi Audit Internal)
– Yeffy Hendrik (Pemimpin Divisi Keuangan & Akuntansi)
– Yunasrul (Pemimpin Divisi Umum)
– Zilfa Efrizon (Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


