KATASUMBAR – Bicara soal bus legendaris memang tidak ada habis-habisnya.
Kali ini kita membahas PO Family Raya Ceria (FRC).
Bus PO Family Raya dirintis almarhum Haji Gusmaliadi atau Haji Elima, perantau Minang dari Titian Akar, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
PO Family Raya Ceria awalnya hanya bernama Family Raya. Didirikan sejak 1996.
Sekarang PO Family Raya Ceria diurus generasi kedua anak dari Haji Elima bernama Reno Saputra.
Bagaimana sejarahnya?. Simak penuturan Reno Saputra dikutip dari kanal YouTube Perpalz TV yang dipandu host Om Sani.

Bus PO Family Raya diambil dari nama rumah makan Family Raya yang berada di Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi.
Rumah makan Family Raya tersebut merupakan tempat pemberhentian truk dan bus yang melintas.
“Berawal dari ngobrol sama sopir yang singgah. Kemudian almarhum papa tertarik mencoba bisnis bus dengan merubah truk menjadi bus,” katanya di kanal YouTube Perpalz TV dikutip katasumbar.com Rabu (23/2/2022).
Untuk rute pertamanya yaitu Bangko – Padang – Bukittinggi dan sebaliknya dengan mengangkut para pedagang.
Dalam perjalanannya, PO Family Raya Ceria dari satu bus tersebut hingga berekspansi ke Jogja, Solo, Bilitar.
Di Sumbar sendiri starnya tidak cuma di Padang, ada dari Air Haji – Pessel, Pariaman dan Payakumbuh
“Legend juga di Bangko, karena Bangko ini perlintasan,” kata Om Sani.
Di tangan Reno, warna bus PO Family Raya Ceria sekarang, warna hijau dan kuning, berbeda dari yang sebelumnya.
“Filosofinya hijau ini kan tumbuh, kita ingin selalu tumbuh,” ujarnya Reno.
Reno menceritakan, alasan nama Family Raya, karena itu artinya keluarga besar, mamanya kakak beradik 8 orang sementara papanya kakak beradik itu 9 orang.
“Jadi besar keluarga, makanya saat diubah ke PT diberi nama Family Raya Ceria Sejati. Buat apa besar kalau tidak ceria, dan buat apa ceria kalau tidak sejati,” kata Reno.
Ia mulai berkecimpung sejak 2015 dan jadi penanggung jawab langsung sejak papanya meninggal di tahun 2018.
Menurutnya pandemi saat menguji bisnis bus, namun membuat kesempatan untuk memulai baru lagi.
“Usaha transportasi ini amanah, orang menitipkan nyawanya kepada kita, kita harus perhatikan semua keselamatannya dan kenyamanan,” katanya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


