KATASUMBAR – Komunitas Tanah Ombak yang berlokasi di Purus, Padang, kedatangan tamu asal Perancis. Ini kunjungan mereka yang ketiga kalinya. Mereka berkegiatan bersama anak-anak Tanah Ombak.
Enam orang mahasiswa Kedokteran salah satu universitas di Perancis ini berkegiatan selama dua minggu, mulai dari 4 Juli 2025. Di Tanah Ombak, mereka menyatu dengan anak-anak Tanah Ombak. Mereka bermain teater, makan bersama, hingga belajar Bahasa Inggris.
Menurut pendiri Tanah Ombak, Syuhendri, selain aktivitas dengan anak-anak Tanah Ombak, mahasiswa ini juga diperkenalkan dengan Adat Minang.
Pada Rabu, 16 Juli 2025, enam mahasiswa ini dimulai dari Batusangkar, daerah yang lekat dengan sejarah kerajaan Pagaruyung. Di sana, para bule tak hanya mendengar penjelasan tentang filosofi adat Minang, tetapi juga mengenakan langsung baju adat Minang lengkap dengan deta (ikat kepala) dan kain songket. Pengalaman mengenakan pakaian adat memberi mereka gambaran langsung tentang kebanggaan dan nilai sakral yang terkandung di dalamnya.
Perjalanan berlanjut ke Jorong Cangkiang, Nagari Batu Taba, Kabupaten Agam. Di tempat ini, mereka disambut hangat oleh para ninik mamak, tokoh adat setempat. Sambil menikmati tradisi makan bajamba—tradisi makan bersama di atas dulang (nampan besar)—para bule mendengarkan kisah dan petuah tentang adat istiadat Minang, termasuk filosofi “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Selain itu, mereka juga diajak mengenal kuliner tradisional Nagari Batu Taba, salah satunya kue cangkiang. Para bule tampak antusias menyaksikan langsung proses pembuatan kue tradisional yang kaya cita rasa ini, hingga bagaimana kue tersebut dipasarkan kepada masyarakat.
Syuhendri menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sekadar wisata budaya, tetapi juga jembatan untuk memperkenalkan kekayaan adat Minangkabau kepada masyarakat internasional. “Harapannya, semakin banyak orang luar yang datang tak hanya untuk melihat, tetapi juga memahami dan merasakan nilai-nilai luhur yang ada dalam adat Minang,” ujarnya.
Dengan cara seperti ini, budaya Minang tidak hanya dilestarikan, tetapi juga diperkenalkan secara lebih luas ke dunia.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


