KATASUMBAR – Sebuah fakta mengejutkan seputar kasus pemerkosaan 2 bocah di Padang Selatan akhirnya terungkap. Ternyata, tindakan bejat para pelaku diketahui oleh ibu korban.
Hal itu diungkapkan oleh warga dan Ketua RW di lingkungan rumah korban dan pelaku, Zainal. Ia mengatakan, ibu kedua korban berinisial R (32).
Zainal menyebutkan, sang ibu jarang berada di rumah, sebab ia bermukim di tempat lain bersama suaminya yang notabene bukan bapak kedua korban.
“Ia hanya menitipkan kedua anaknya disini. Saat itu korban yang berumur 7 tahun masih kecil dan korban yang berumur 5 tahun baru lahir,” katanya pada Katasumbar, Kamis (18/11).
“Tapi dia mengetahui kalau anaknya jadi korban pemerkosaan,” imbuhnya.
Di rumah yang dihuni kedua korban hanya ada kakek, nenek, paman, sepupu dan kakak kandung korban.
“Jarang pulang ibunya, sekalinya pulang pun cuma sebentar. Si korban lebih sering berinteraksi sama tetangga. Apa yang terjadi di dalam rumah kami tidak tahu,” jelas dia.
Pernyataan Zainal senada dengan Desi, warga yang pertama kali melaporkan kejadian ini pada polisi.
Desi menyebutkan, ibu korban menganggap kedua anaknya tersebut berbohong bahwa telah diperkosa oleh keluarganya sendiri.
“Dia tahu, tapi malah menyebut kedua korban berbohong. Saya tahu langsung dari korban sendiri,” ungkap dia.
Bahkan, ketika Desi dan warga lain melaporkan tindakan bejat keluarganya itu pada polisi, Selasa (18/11) malam WIB, sang ibu masih belum percaya.
“Dia bersikeras kalau ayah dan adik serta anaknya yang lain melakukan hal demikian,” ucap Desi kemudian.
Hal demikian dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda. Ia menyebut ibu korban tidak ingin memberikan keterangan saat proses pemeriksaan berlangsung.
“Ibu korban sebenarnya tidak mau kasusnya dilaporkan ke petugas berwajib. Mungkin dia ingin kasus ini didiamkan saja,” katanya pada sejumlah media.
Bahkan, sang ibu tidak mau dipanggil atau diperiksa. Padahal, pemanggilan sudah dilakukan. Dia memilih untuk tutup mulut.
“Dia enggan memberikan keterangan. Tidak mau berbicara dengan petugas. Padahal, surat pemanggilan sudah dilayangkan,” papar Rico.
Sang ibu beralasan, dirinya bukan pelapor, makanya tidak mau memberikan keterangan. Sikap yang ibu dirasa cukup aneh.
Kasus ini memang diungkap polisi dari laporan tetangga yang sudah geram dan iba dengan peristiwa tragis yang menimpa dua bocah berusia tujuh dan lima tahun itu.
“Katanya begitu. Dia bukan pelapor, makanya tidak mau memberikan keterangan. Sejak awal dia memang tidak mau kasus ini ditangani aparat berwajib,” lanjut Rico.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


