KATASUMBAR – Belakangan ini rumput JIS (Jakarta International Stadium) menjadi perbincangan banyak kalangan pecinta bola, karena ada penampakan seperti bercak hitam di rumput.
Banyak yang merasa terganggu dengan penampakan itu, karena tidak indah jika di lihat di layar kaca.
Jenis rumput yang digunakan di lapangan adalah Zoysia yang biasa tumbuh di negara tropis.
Menurut Alan Ferguson, Senior Pitch Management FIFA terlepas dari faktor kelembaban dan curah hujan, kualitas rumput Zoysia sangat baik.
“Ini akan selalu menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk kelembaban dan curah hujan di musim hujan,” katanya.
Menurutnya, semua itu telah terkelola dengan baik dengan gangguan yang minimal.
Ia mengatakan, pemeliharaan lapangan, alat pemotong rumput, dan impor peralatan profesional, merupakan hal baru di Indonesia.
“Saya pikir tidak hanya menyediakan platform yang bagus untuk turnamen yang hebat, tetapi juga menyediakan platform yang bagus untuk warisan yang hebat,” ujar Alan.
Rumput Zoysia yang di JIS ini berasal dari Universitas Pelita Harapan.
Proses pemanenan menggunakan mesin khusus yang dapat menghasilkan gulungan rumput seperti karpet dengan ketebalan lebih dari 4 cm.
Proses penggantian lapangan ini diawasi secara ketat oleh tim manajemen lapangan FIFA, yang melakukan pengecekan kualitas setiap hari.
Setelah turnamen ini, para petugas lapangan dan manajer lapangan akan mendapatkan manfaat dari berbagi pengetahuan dari upaya kerja sama mereka dengan tim manajemen lapangan FIFA, yang akan memungkinkan mereka untuk membantu memastikan permukaan lapangan yang kompetitif dan berkualitas tinggi untuk sepakbola Indonesia di masa depan.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

