KATASUMBAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung tidak memiliki ventilator untuk penanganan pasien Covid-19. Padahal, pasien yang dirawat disana merupakan penderita Covid-19 dengan gejala berat.

Direktur RSUD Lubuk Basung dr. Syahrizal Antoni mengatakan pasien Covid-19 di RSUD Lubuk Basung saat ini berjumlah 46 orang. Sebagian besar kondisi berat dengan usia rata-rata diatas 60 tahun.

Kondisi itu membuat pasien yang menjalani perawatan tidak mendapatkan dukungan ventilator, akibatnya 30 orang pasien Covid-19 meninggal dunia disana.

“Kami belum punya ventilator. Ketika pasien kami rujuk ke rumah sakit lain, ketersediaan kamar pun kerap penuh. Rata-rata usia yang meninggal diatas 60 tahun dan punya penyakit bawaan. Pasien Covid-19 non komorbit yang meninggal masih nol,” katanya dalam kunjungan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Jumat (30/7).

Saat ini pun, di rumah sakit tersebut ada 4 orang pasien bergejala berat yang membutuhkan layanan ventilator.

Sebagai pengganti ventilator, selama ini menurut Syahrizal yang dimanfaatkan oleh RSUD adalah 1 unit High Flow Nasal Canal (HNFC) bantuan provinsi.

“Jika tidak ada ventilator kalau bisa ditambah HNFC saja pak, lumayan bisa membantu. Kita sudah dapat bantuan dari provinsi 1 unit, kalau bisa ada 3 atau 4 unit lagi akan sangat membantu,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, menambahkan, untuk pengadaan ventilator termasuk tempat tidur.

Sejauh ini, kata dia, Pemkab Agam telah berupaya melakukan pengadaan melalui dana Biaya Tidak Terduga (BTT) murni tapi terkendala administrasi pengaturan dana kedaruratan sehingga perlu dikonsultasikan ke BPKP dan telah 15 hari belum ada jawaban.

Mendapat laporan tersebut, gubernur langsung menghubungi BPKP Sumbar, tapi belum mendapat jawaban memuaskan. Gubernur juga menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Sumbar.

“Pak Kadis, coba dicek ke daerah-daerah, rumah sakit mana yang butuh ventilator. Saya sekarang sedang di Lubuk Basung, disini belum ada ventilator. Kesediaan obat anti virus juga dicek,” tegas Mahyeldi.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.