KATASUMBAR – Permainan Lato-Lato ternyata memberi berkah pada perekonomian Sumatera Barat.

Untuk pertama kalinya di tahun 2023, seorang pengusaha Sumbar mengisi keran ekspor Sumbar dengan Lato-Lato.

Pengiriman mainan yang tengah viral itu bahkan adalah yang pertama kali di Sumbar.

Jumlah yang diekspor pun tak sedikit, menurut catatan pemerintah, setidaknya ada 785 kilogram mainan Lato-Lato yang membuka keran ekspor Sumbar.

Hal demikian diungkapkan oleh Kepala Bea Cukai Teluk Bayur Indra Sucahyo.

Ia mengatakan, sebanyak ratusan kilogram mainan itu dikirim melalui Bandara Internasional Minangkabau ke Malaysia.

“Total ada 40 karung permainan Lato-Lato yang dikirim ke negeri Jiran,” katanya.

Ia menjelaskan, aktifitas ekspor ini diketahui dari data Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Proses pengirimannya pun sudah dimulai sejak Selasa (24/1) lalu.

Dengan adanya aktifitas demikian, Indra pun berharap ekspor lato-lato tersebut bisa memicu masyarakat Sumbar, untuk bersaing di pasar internasional.

Apalagi, kata dia, saat ini permainan itu sedang ramai peminat, sehingga pangsa pasarnya cukup luas.

Tingginya angka ekspor ke Malaysia membuktikan bahwa minat dari warga negara tetangga cukup tinggi dengan permainan tersebut.

Sehingga respon yang diberikan pengusaha Sumbar adalah peluang yang bisa dimanfaatkan lebih baik.

“Dengan mengekspor lato-lato ini dapat menambah nilai ekonomi bagi pelaku usaha di Sumbar,” ucap dia.

Kendati sudah melakukan pengiriman, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Teluk Bayur, Moh. Hery Syamsul Bahtiyar, mengaku tak mengetahui produksi mainan itu.

“Apakah diproduksi di Padang atau tidak, kami tidak mengetahui informasi pastinya,” pungkasnya kemudian.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.