KATASUMBAR – Wartawan Republika, Subroto Kardjo menyatakan mundur dari bursa Bakal Calon Wali Kota Sawahlunto, di Pilkada 2024.

Keputusan itu ia ambil setelah tidak mendapatkan dukungan partai politik. Kendati begitu, ia tidak mengungkapkan alasan pastinya.

“Berdasarkan pertimbangan yang matang dan masukan dari berbagai pihak saya memutuskan untuk mengundurkan diri.”

“Terima kasih kepada teman-teman relawan yang mendukung saya selama ini,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Katasumbar.

Awalnya, Subroto berencana akan maju dari PPP yang memiliki empat kursi sehingga bisa mengusung calon sendiri.

Bahkan ada beberapa nama yang sempat diisukan bakal dipasangkan dengan sosok wartawan senior Republika itu.

Mereka adalah Adi Iktibar, SH (Ketua DPC PPP Kota Sawahlunto), H Fauzi Hasan (mantan walikota Sawahlunto) dan Eka Wahyu (mantan ketua DPRD Kota Sawahlunto).

Kemudian ada pula nama Guspriadi Agus (Kepala BKD-SDM Kota Sawahlunto), dan Ambun Kadri (mantan Sekda Kota Sawahlunto).

Namun setelah itu, DPC PPP Sawahlunto kemudian memunculkan pasangan Riyanda-Jefri (Gerindra-Golkar) untuk diusung di Pilkada.

Di sisi lain, ada pula kalangan internal partai yang mendukung PPP mengusung calon sendiri.

Selanjutnya sebagian pihak internal juga memilih agar PPP bergabung dalam koalisi mendukung Riyanda-Jefri.

Dengan mundurnya Subroto Kardjo dari pencalonan belum pasti apakah PPP akan mengajukan calon pengganti.

Namun Ketua DPC PPP Adi Iktibar mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan dukungan untuk pasangan Riyanda-Jefri.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.