KATASUMBAR – 2 balita kakak – adik dilaporkan meninggal setelah hanyut di Sungai Batang Sikabau, Jorong Koto Sawah, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

Pengurus PMI Kecamatan Lembah Malintang, Wafriman mengatakan, kakak-adik itu hanyut setelah tali perahu ponton yang digunakan saat menyebrang putus.

Kakak – adik bernama Muhammad Bani Alfatih (5) dan Muhammad Zaid (3), saat kejadian menyeberang bersama kedua orang tuanya.

“Korban ada 2, yakni kakak – adik. Kejadian pada Rabu 29 Juni 2022 sekitar pukul 13.00 WIB,” ungkap Wafriman.

Menurut Wafriman, kejadian berawal saat 1 keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan 2 anaknya memutuskan pulang lebih awal dari kebun karena cuaca mendung.

Suasana rumah duka/istimewa

Mereka menyeberangi sungai dengan menaiki Ponton. Sesampai di tengah, tali penyambung putus hingga mengakibatkan Ponton terbalik.

Semua penumpang jatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus. Kedua orang tuanya yakni Zuraida dan Klolijah, yang bisa berenang berhasil selamat, sayangnya kedua anaknya hanyut.

Pasca kejadian kedua orang tua Bani dan Zaid terus mencari anaknya dibantu sejumlah warga.

Akhirnya, setelah 20 menit mencari, Bani ditemukan meninggal tersangkut tali ponton, sementara Zaid meninggal 10 meter dari tempat kejadian.

Kedua korban dibawa ke rumah duka di Kampung Joring, Jorong Koto Sawah, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.

“Orang tua korban juga membuat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ungkap Wafriman.

(*/Irfansyah Pasaribu)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.