KATASUMBAR – Tim Kupu-kupu Jatanras Sat Reskrim Polres Agam menangkap 6 pria yang diduga pencuri sarang burung walet yang beraksi pada 1 Juli 2024 di Kecamatan Tanjung Mutiara.

Persisnya tersangka beraksi di Jorong Masang, Nagari Tiku Limo Jorong. Tim kupu-kupu Jatanras Polres Agam ini dipimpin Bripka Triandi.

Dari 6 tersangka yang ditangkap, 4 diantaranya merupakan warga Aceh dan 2 lainnya asal Pasaman Barat.

4 warga Aceh itu adalah SO (42), AR (34), UA (39) dan AL (32). Keempatnya berasal dari Gayo Lues.

Sementara dua tersangka lainnya asal Pasaman Barat, berinisial RA (29) dan RI (24).

Kapolres Agam AKBP M.Agus Hidayat mengatakan para pelaku ditangkap sesaat setelah beraksi.

“Saat ini komplotan pencuri sarang burung walet tersebut sudah kita amankan di Mapolres Agam lengkap dengan barang bukti hasil kejahatan berupa sarang burung walet seberat 1.5 Kilogram,” kata Kapolres, Kamis 4 Juli 2024.

Kapolres menyebut komplotan pencuri tersebut berhasil ditangkap di dua tempat yang berbeda. Tangkapan pertama di Jorong Masang,dan kedua kita di sebuah penginapan di daerah Balai Selasa Lubuk Basung.

“Mudah-mudahan setelah kita melakukan penangkapan terhadap komplotan pelaku pencurian tersebut bisa menurunkan keresahan masyarakat terhadap tindak pidana pencurian,” jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Agam AKP Efrian Mustaqim Batiti mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, komplotan pencuri sarang burung walet ini sudah melakukan aksinya sebanyak 4 kali di lokasi yang sama.

“Dari keempat kali aksi mereka, pemilik sarang burung walet sebagai korban menderita kerugian hingga lebih dari puluhan juta rupiah,” ungkap Efrian.

“Atas perbuatan mereka yang melakukan tindakan pencurian, akan kami jerat dengan pasal Pasal 363 KUHPidana,” sambungnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.