KATASUMBAR- Gabungan kelompok pedagang kaki lima (PKL) Pasar Raya Kota Padang menggelar aksi unjuk rasa di halaman rumah dinas Wali Kota Padang, Senin (9/2/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebelum berunjuk rasa para pedagang melakukan long march dari Selasar Blok A Pasar Raya menuju rumah dinas wali kota di Jalan A. Yani.
Dalam aksi tersebut, para pedagang membawa spanduk berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah, bahkan terlihat karikatur berbentuk jenazah.
Ketua IKAPPI Sumbar, M. Yani, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penolakan pedagang terhadap kebijakan relokasi yang diterapkan Pemerintah Kota Padang.
Menurutnya, sejumlah PKL sebelumnya telah direlokasi dari tempat berjualan lama. Namun, lokasi relokasi dinilai tidak memadai dan sepi pembeli, sehingga pedagang mengalami kerugian.
“Relokasi itu tidak memungkinkan karena aktivitas jual beli tidak berjalan seperti yang diharapkan,” terangnya.
Para pedagang, lanjutnya, berharap Pemko Padang mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berdagang di luar jadwal biasa, khususnya pada sore hingga malam hari.
“Kami meminta izin berdagang setelah jam 5 sore sampai malam. Banyak pedagang sebenarnya bersedia pindah ke dalam, tetapi karena akses dan aktivitas jual beli minim, kami butuh kesempatan mencari nafkah,” jelasnya.
Ia juga berharap aktivitas perdagangan di Pasar Raya bisa kembali seperti sebelumnya, ketika PKL masih diizinkan berdagang hingga sekitar pukul 24.00 WIB dengan penataan yang tertib.
Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan PKL diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Menropa, karena Wali Kota Padang Fadly Amran dikabarkan sedang berada di luar kota.
Sebanyak 11 perwakilan kelompok PKL berdialog dengan jajaran Pemko Padang dalam pertemuan tersebut. Dialog turut dihadiri Kasatpol PP Padang Chandra Eka Putra, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Juni, serta Kabag Ops Polresta Padang Kompol Afrides Roema. Unjuk rasa terpantau mulai sekitar pukul 14.00 dan bubar sekitar pukul 16.00 WIB.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


