KATASUMBAR – Warga Kota Padang sebentar lagi akan berpesta demokrasi, memilih pemimpin baru untuk jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk periode 2024-2029.
Saat ini ada banyak tokoh yang muncul ke permukaan, yang wajahnya terpampang di setiap sudut kota.
Namun siapa saja yang saat ini sudah mengerucutkan keputusan politik untuk maju ke pentas kontestasi Pilkada 2024? Berikut daftarnya.
1. Fadli Amran – Maigus Nasir
Fadli Amran merupakan mantan Wali Kota Padang Panjang periode 2018-2023, dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sumbar.
Ia merupakan politisi yang berasal dari keluarga pengusaha di bidang pendidikan dan kesehatan kenamaan Padang, H. Amran.
Memiliki kekayaan sebanyak Rp77,9 miliar, Fadly tercatat sebagai kandidat dengan kekayaan terbanyak ketiga se-Indonesia dalam Pilkada tahun 2017 silam.
Ia terpilih sebagai pemenang mengalahkan wali kota petahana, Hendri Arnis dengan selisih 853 suara.
Selain politik, ia juga tercatat pernah aktif di berbagai organisasi seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padang, Kadin Sumbar, Junior Chamber Internasional (JCI) Sumbar, Parfi dan KONI Sumbar.
Sedangkan pasangannya Maigus Nasir, adalah mubalig dan politikus PAN yang menjabat Anggota DPRD Sumbar periode 2019–2024.
Di sisi lain, ia juga pernah menjabat ketua DPRD Padang periode 1999–2004.
Kemudian Maigus pernah menjadi Komisaris Utama PT Raihana Mubarakah, agen perjalanan haji dan wisata dan bekerja sebagai Kepala Cabang PT Cahaya Madinah Mandiri Sumatera Barat.
Pada kontestasi Pilkada Padang 2024 ini, Fadli Amran dan Maigus Nasir diusung oleh 6 partai dengan total 21 kursi di DPRD Padang yakni Nasdem, Golkar, PKB, PDI P, PPP dan Partai Ummat.
2. Muhammad Iqbal – Amasrul
Kedua tokoh ini merupakan pasangan duet Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Demokrat. Keduanya merupakan pasangan kuat.
Sebab Iqbal terkenal sebagai Juru Bicara Partai PKS pada Pemilhan Presiden 2024, yang kerap tampil menguatkan ketokohan Anies Baswedan.
Iqbal sendiri adalah seorang Psikolog, Akedemisi , Mubaligh dan politisi Partai Keadilan Sejahtera.
Saat ini, ia menjadi Rektor di Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya Jakarta (SWINS) dan Dosen tetap di Universitas Paradima dengan Jenjang Lektor Kepala (Associate Profesor).
Di partai, ia menjabat sebagai staf khusus Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan sebagai Juru bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
Selain dalam kancah politik, Iqbal adalah konselor pernikahan dan Owner Rumah Konseling.
Iqbal memulai karirnya berkerja sebagai Tenaga Ahli di kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Lalu menjadi Ketua Program Studi Psikolog (2012-2016) dan Dekan Fakultas Psikologi Uviversitas Mercu Buana Jakarta (2016-2021).
Hingga saat ini menjadi dosen tetap di Universitas Paramadina dengan jenjang Lektor Kepala (Associate Profesor) dan merangkap sebagai Rektor di institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya Periode 2023-2027.
Selain itu, ia pernah menjadi tim Pengajar Pemantapan Nilai Kebangsaaan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia 2016-2023.
Sedangkan Amasrul merupakan birokrat senior Kota Padang yang pernah mengisi sejumlah jabatan penting seperti Sekda Kota Padang hingga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumbar.
3. Hendri Septa – Hidayat
Pasangan yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Gerindra ini termasuk yang dipertimbangkan, sebab Hendri Septa adalah petahana Wali Kota Padang.
Hendri Septa sendiri merupakan anak dari politisi senior PAN, Asli Chaidir. Ayahnya adalah anggota DPR-RI periode 2014–2019 dan 2019–2024.
Alumni SMAN 2 Padang ini tercatat sebagai politikus dengan pendidikan jempolan. Ia menyelesaikan pendidikan diploma hingga sarjananya di Australia.
Setelah tamat SMA, Hendri masuk ke Universitas Swinburne, Melbourne, setara D-3 dengan gelar Advanced Diploma Business in Accounting.
Hendri lalu melanjutkan pendidikan ke Universitas Monash di Melbourne selama tiga tahun, kemudian pindah ke Universitas Central Queensland.
Di sini, Hendri menamatkan S-1 dengan gelar Bachelor of Business (Accounting) atau disingkat BBus (Acc).
Setelah itu, ia mengambil S-2 di Universitas Deakin hingga tamat dengan gelar Masters of International Business (MIB).
Sebelumnya ia menjabat Wali Kota Padang sejak 7 April 2021 menggantikan Mahyeldi untuk sisa masa jabatan 2019–2024.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang periode 2019–2021.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kota Padang dua periode sejak 13 November 2016.
Sedangkan wakilnya, Hidayat merupakan politisi senior Partai Gerindra Sumbar, yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024.
Pasangan ini didukung langsung oleh Presiden Indonesi terpilih, Prabowo Subianto, yang disampaikan lewat politisi nasional, Andre Rosiade.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


