KATASUMBAR – Pemerintah Kota Padang mengoptimalkan persiapan Festival Muaro. Acara ini dihelat untuk mengisi musim libur Lebaran.
Salah satu persiapan yang dilakukan pemerintah adalah memastikan kebersihan sungai Batang Arau.
Kebersihan salah satu sungai besar di Kota Padang ini menjadi penting karena lokasi acara tak jauh dari sana.
Demi memastikan kebersihan sungai, Pemko Padang mengandalkan sistem kerja kubus apung.
Kubus apung ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan sampah di Batang Arau.
Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan penggunaan kubus apung cukup efektif dalam menahan sampah dari hulu.
Sehingga sebut dia, sampah yang dibawa aliranh sungai tidak hanyut, hingga berpotensi mencemari laut.
“Kawasan sungai mulai bersih, bahkan di beberapa titik kelihatan dasar sungai,” katanya.
Ia menjelaskan, Festival Muaro sendiri rencananya akan digelar 24-27 April 2023.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Mairizon mengatakan, kubus apung berfungsi menahan sampah yang hanyut.
Kemudian sampah tersebut akan dibawa ke pinggir sungai oleh petugas menggunakan ponton, selanjutnya diangkat ke dalam truk sampah.
“Setiap sore petugas kita mengangkat sampah yang tertahan di kubus apung tersebut.”
“Namun jika volumenya sampah kita rasa sudah tinggi pagi/siang, maka segera kita angkat,” sebut dia.
Ia menekankan, fungsi kubus apung adalah meminimalisir volume sampah di sungai, bukan me-nol kan.
Sebab, menurut dia peran sesungguhnya dalam menjaga kebersihan sungai adalah kesadaran masyarakat untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


