KATASUMBAR – Sejumlah tamu hotel yang menginap di hotel bertingkat di Kota Padang, ikut melakukan evakuasi mandiri saat ada peringatan dini tsunami, Selasa 25 April 2023.
Hal itu menarik perhatian Pakar Gempa Sumbar, Ade Edward.
“Tamu hotel mungkin banyak dari luar Padang, sehingga tidak tahu apa yang harus Ia lakukan,” ujar Ade Edward, Selasa 25 April 2023.
Menurutnya, tamu yang menginap dan berada di hotel bertingkat, di atas dua lantai, tidak perlu turun dan tidak perlu melakukan evakuasi mandiri ke zona hijau.
Ade Edward menjelaskan, untuk hotel dan perkantoran, khususnya yang dibangun setelah gempa Sumbar tahun 2009, itu bangunannya telah ramah gempa.
Ia mencontohkan, Hotel Santika, Hotel Mercure, gedung Polda Sumbar, Masjid Raya Sumbar, itu sudah ramah gempa dan dilengkapi shelter untuk tempat evakuasi.
Jadi, bagi tamu hotel yang menginap di hotel bertingkat, menurut Ade Edward sudah aman dan tidak perlu turun, meski bangunan itu berada di dekat pantai.
“Contoh di Hotel Mercure, basement berapa tingginya. Kemudian lantai dua tempat pertemuan. Lantai tiga baru banyak kamar. Tamu aman di sana, tak perlu ke luar hotel,” ujar Ade Edward.
Tak hanya tamu hotel, menurut Ade Edward, di saat darurat seperti ada peringatan dini tsunami, warga sekitar boleh melakukan evakuasi mandiri ke hotel.
“Itu kapasitasnya cukup besar, lantai 3, lantai 4 hingga ke rooftopnya. Jadi, warga tidak perlu evakuasi ke bypass, cukup ke gedung tinggi sekitarnya,” jelasnya.
Update Kemampuan Petugas Hotel
Untuk kelancaran proses evakuasi tersebut, Ade Edward berharap kepada pemilik atau manajemen hotel secara berkala mengapdet kemampuan petugasnya.
“Petugas hotel harus mampu melayani tamunya setelah gempa. Oleh karena itu, petugasnya harus paham, harus ada pelatihan secara berkala,” harapnya.
Menurutnya, sejumlah hotel di Kota Padang telah melakukan berbagai latihan menghadapi ancaman gempa dan tsunami.
Namun adanya pertukaran karyawan atau petugas di hotel membuat manajemen hotel harus melakukan pelatihan secara kontinyu.
Selain itu, Ia juga berharap manajemen hotel melengkapi rambu-rambu evakuasi di setiap sudut hotel.
“Setiap kamar hendaknya juga harus ada leaflet terkait edukasi dan upaya mitigasi. Ini yang masih sangat minim di hotel,” pungkas Ade Edward.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


