KATASUMBAR – Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar memutuskan untuk menggunakan asrama haji di Batang Anai untuk proses debarkasi.
Jemaah haji yang akan sampai perdana pada 17 Juli mendatang, bakal langsung diarahkan ke komplek asrama baru tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris PPIH Embarkasi Padang, Hendri Pani Dias.
Ia mengatakan, saat ini asrama haji Padang Pariaman itu sudah dilengkapi dengan 4 gedung utama.
Adapun keempat gedung tersebut terdiri dari masjid dengan arsitektur kabah, kantor, aula pertemuan dan asrama untuk jemaah.
“Pemilihan asrama haji Padang Pariaman sangat esensi karena ini menyangkut kelangsungan.”
“Sekaligus perkembangan dan kelangsungan pengembangan asrama haji ke depannya,” katanya, Sabtu (24/6).
Ia menjelaskan, pemilihan asrama haji Padang Pariaman adalah harga mati untuk pengembangan asrama haji ke depan.
Menurut dia, meskipun baru perdana digunakan, tentu saja pelaksanaan debarkasi tetap memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
Saat ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama P3IH instansi terkait telah sukses memberangkatkan jemaah haji Embarkasi Padang ke tanah suci.
Tercatat sebanyak 6.606 jemaah yang tergabung dalam 17 kloter sudah tiba Makkah.
Kesuksesan ini karena adanya tim solid dan super dari seluruh stake holder yang terlibat dalam pemberangkatan jemaah haji.
Adapun dari jumlah ebanyak 6.606 jemaah itu berasal dari Bengkulu dan Sumatera Barat.
Dengan rincian 4.819 jemaah Sumatera Barat, 1.787 jemaah Bengkulu termasuk 82 petugas kloter.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


