KATASUMBAR– Pengamat Politik Universitas Andalas, Andri Rusta menilai, isu kritikan terhadap Ibukota Negara yang diapungkan Koalisi AMIN adalah antitesis dari pemerintahan Jokowi.

Menurut, Andri Rusta, strategis isu yang dimainkan Koalisi Perubahan AMIN tersebut termasuk salah satu langkah cerdas dalam meraup dukungan.

Karena menurutnya, dengan isu tersebut secara langsung akan menarik pemilih yang kontra dengan pembangunan IKN, dan menunjukan koalisi perubahan sebagai antitesa dari pemerintahan saat ini.

“Satu sisi ini adalah langkah cerdas untuk menarik suara masyarakat yang tidak suka dengan IKN dan Jokowi, terutama bagi pemilih di DKI dan ASN ASN Pusat,” terangnya.

Ia menjelaskan, penggiringan isu kritikan terhadap IKN adalah merupakan salah upaya dari Koalisi Perubahan untuk memainkan isu kebijakan yang akan mereka ambil, jika menang nanti.

Menurutnya, jika isu tersebut berhasil, tentu akan memberikan dampak dukungan yang baik bagi mereka, terutama untuk masyarakat yang menyukai isu itu.

“Tapi bagi masyarakat yang mendukung IKN, tentu menjadi bumerang bagi PKS dan Anies juga, tentu pendukung IKN tidak akan memilih PKS/PKB karena isu kebijakan yang dibuat ini,” terang Direktur Survei dan Data Spektrum Politika.

Saat ini isu kritikan terhadap Ibu Kota Negara (IKN) yang dicetuskan Joko Widodo terus dilontarkan kubu Pasangan Anies-Muhaimin, jelang kampanye Pilpres ini.

Kritik itu dilontarkan, tidak hanya Anies dan Muhaimin, namun petinggi PKS dan PKB yang menjadi partai pengusung AMIN juga vokal dalam menyuarakan hal tersebut.

Bahkan, terkait hal itu PKS yang tergabung dalam koalisi perubahan, menjanjikan Ibukota Indonesia tetap di Jakarta, jika AMIN menang.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.