KATASUMBAR – Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Sumatra Barat Yuhendri mengatakan, progres kegiatan pengadaan tanah jalan tol Padang-Pekanbaru seksi I Padang-Sicincin telah mencapai 77 persen.
Hal tersebut menandakan proses pembayaran ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra ruas tersebut terus berlanjut.
Ia merincikan, sebanyak 1.486 bidang berada dalam tahap inventarisasi dan identifikasi.
Kemudian 1.471 bidang dalam tahap pengumuman, 1.232 bidang dalam tahap penilaian, 1.083 bidang dalam tahap musyawarah, dan 335 bidang dalam tahap pembayaran uang ganti rugi.
“Biaya ganti kerugian sendiri diberikan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” katanya melalui keterangan tertulis di Padang Pariaman, Senin (7/6/2021) kemarin.
Ia mengharapkan kepada masyarakat yang terkena dampak tol ini agar sesegera mungkin membuat alas hak atau mengumpulkan bukti kepemilikan.
“Lalu menyerahkan kepada wali nagari atau wali korong selaku pelaksana tugas pengadaan tanah ini yang dibantu oleh Satgas BPN di lapangan,” ujarnya.
Kedatangannya ke Padang Pariaman dalam rangka proses pembayaran ganti rugi yang juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Ali Amran, mewakili Bupati Padang Pariaman.
Ganti rugi tersebut kurang lebih senilai lebih Rp30 milyar kepada masyarakat Nagari Lubuk Pandan.
“Sejauh ini berjalan lancar karena ini tidak merugikan masyarakat. Dengan adanya pembangunan jalan tol ini kita juga dapat melihat kesungguhan ninik mamak dalam mendukung percepatan pembayaran ganti kerugian ini, seperti yang diketahui bahwa selama ini belum ada temui hambatan dan permasalahan yang berarti,” ungkapnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


