KATASUMBAR – Pakar Komunikasi Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul mengatakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan didominasi oleh pemilih muda.

Menurutnya, jika dilihat dari persentase, pemilih di umur 41 tahun ke atas berjumlah 48,07 persen, sementara sisanya di usia
17-41 tahun dengan persentase 51,93 persen.

“Artinya, Pemilu 2024 akan diikuti lebih 50 persen pemilih muda. Pemilih muda ini ciri-cirinya kritis, inovatif, wellinformed, networking society dan kurang tertarik dengan politik praktis,” ujarnya kepada katasumbar.com, Senin (3/7/2023).

Menurut Najmuddin lagi, pemilih muda cenderung melakukan partisipasi politik melalui media terutama media sosial.

Selain itu, mereka tidak mudah diiming-imingi, bahkan ada diantara anak muda ini tidak tahu siapa Bacapres termasuk tgl pelaksanaan Pilpres.

“Ini tantangan buat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggencarkan sosialisasi ke anak muda ini,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, para aktor politik harus mampu mendesain pesan-pesan politik yang logik dan rasional.

Ia menyebutkan, bila KPU kurang gencar melakukan sosialisasi dan aktor politik tidak kreatif dalam mendesain pesan politik, akan berpengaruh pada kualitas demokrasi.

“Saya khawatir partisipasi pemilih politik anak muda cenderung semakin menurun. Ini berpengaruh negatif pada kualitas demokrasi,” pungkasnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.