KATASUMBAR – Pemerintah Kota Padang mengklaim telah berhasil menurunkan angka pengangguran di ibu kota Sumatera Barat itu.

Penurunan angka pengangguran ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Dian Fakri.

Ia mengatakan, sejak September 2022 lalu, level pengangguran di Kota Padang secara persentase mencapai 11,69 persen.

Secara nilai, angka tersebut turun signifikan dari 13,64 persen selama Pandemi Covid-19 lalu.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan sebelum Pandemi, angka pengangguran di Padang saat ini masih terbilang tinggi.

Pasalnya, pada tahun 2019 jelang awal penerapan sistem pembatasan berskala besar, angka pengangguran di Padang hanya 8,74 persen.

Namun sayangnya, Dian tidak merinci kajian perhitungan angka pengangguran tersebut, berdasarkan umur dan jenis pekerjaan.

Hanya saja, ia menegaskan, pemerintah sejauh ini telah berupaya keras untuk menurunkan angka pengangguran.

Beberapa upaya yang ditempuh Pemko Padang sendiri adalah menggelar job canvasing dengan mendatangi dan melobi perusahaan yang ada.

“Serta cara lain dengan mengadakan pelatihan atau pembinaan bagi wirausahawan agar mereka mempunyai skill tambahan,” terang Dian.

Upaya selanjutnya yang akan dilakukan Disnakerin yakni dengan program pemagangan.

Lewat pemagangan diharapkan pengangguran akan dapat bekerja langsung di tempat magang tersebut.

“Kita akan rangkul mereka yang pengangguran, agar mereka segera dapat pekerjaan yang tepat,” pungkasnya.

Di sisi lain, melihat capaian persentase angka pengangguran hari ini, pihaknya menargetkan tahun ini bisa menyentuh angka 9 persen.

“Sehingga pada tahun 2024 nanti bisa menjadi 7 persen,” pungkasnya kemudian.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.