KATASUMBAR – Pasca longsor, akses jalan Sitinjau Lauik kembali lancar. Bahkan tidak ada kemacetan yang berarti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, material tanah dan bebatuan yang menutup akses jalan sudah dibersihkan.
Pembersihan dilakukan oleh masyarakat dibantu dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang.
Lalulintas disana pun sangat lancar. Tidak ada hambatan berarti di jalur penghubung antara Padang dan Kabupaten Solok tersebut.
“Tadi saya lewat sudah lancar. Material longsornya sudah dibersihkan,” kata salah satu sopir truk, Deni (42) pada Katasumbar.
Kendati lancar, Deni menyebut dirinya yang berprofesi sebagai sopir truk air minum itu tetap waspada.
Pasalnya, cuaca yang masih mendung dan berpotensi membuat longsoran diprediksi akan kembali terjadi.
Kondisi demikian membuat ia dan sopir truk lainnya merasa was-was. Sebab kala hujan deras, jarak pandang di Sitinjau Lauik juga terbatas.
“Kalau hujan lagi, takutnya malah longsor susulan. Belum lagi di lokasi longsoran lama. Bisa bahaya,” papar dia.
“Soalnya kalo hujan, jarak pandang pendek. Jadi kita tidak bisa melihat apa yang terjadi di depan,” imbuhnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh pengendara lain, Aziz. Mahasiswa asal Solok itu mengaku ia tak berani lagi melintasi Sitinjau Lauik kalau hujan deras.
“Kemarin mau pulang ke Solok, tapi karena ada longsor saya urungkan niat dan balik lagi ke Padang. Baru sekarang bisa jalan.”
“Kalau sudah hujan deras begitu Sitinjau Lauik mengerikan memang, apalagi belakangan sering terjadi longsor. Jadi kalau cuacanya demikian, saya mending urungkan niat daripada celaka,” paparnya.
Longsor Akibat Hujan Deras
Sebelumnya diketahui hujan deras yang mengguyur sebagian besar kawasan di Kota Padang menyisakan longsor di sekitaran Sitinjau Lauik.
Longsoran material bebukitan berupa tanah dan bebatuan tersebut terjadi sekitar pukul 16:00 WIB, Rabu (16/11).
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di sekitaran kawasan perbatasan antara Kota Padang dengan Kabupaten Solok.
Salah seorang pengendara, Romi (39), material longsoran bebatuan menutup sebagian akses jalan.
Akibatnya pengendara yang datang dari arah Padang maupun Solok tak bisa melewati kawasan tersebut.
“Alhasil, antrian kendaraan tak terelakkan. Sebab di antara material yang menutup jalan, hanya ruas untuk motor saja yang bisa lewat,” katanya.
Pada Katasumbar, Romi menjelaskan, hujan yang mengguyur kawasan Sitinjau Lauik sangat deras.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


