KATASUMBAR – Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memastikan seluruh pasien Semen Padang Hospital tertangani dengan baik, pasca ledakan, Selasa (30/1) sore WIB.
Ia mengatakan, seluruh pasien tersebut dipindahkan ke beberapa rumah sakit untuk sementara waktu.
Adapun untuk jumlah pasien yang dipindahkan ke rumah sakit lain sebanyak 58 orang.
“Sementara itu, 50 pasien lain sudah bisa pulang ke rumah masing-masing,” katanya.
Ia juga memastikan, bahwa tidak ada kendala dalam proses evakuasi pasien rawat inap ke sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang.
Termasuk kata dia, perihal proses adminitrasi seperti rujukan pasien BPJS Kesehatan, dan lainnya.
“Peristiwa ini masuk dalam kondisi tertentu, sehingga seluruh rumah sakit langsung saling terkoneksi dan terkoordinasi.”
“Begitu pun terkait pengurusan pindah rujukan pasien BPJS, itu sudah terkoordinasikan dengan baik semuanya,” ucapnya.
Terkait peristiwa demikian, Mahyeldi pun meminta agar seluruh rumah sakit di Sumbar terus meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan.
Supaya sebut dia, kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari, mengingat rumah sakit merupakan objek vital.
“Tentu saja, ini akan menjadi catatan bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh rumah sakit di Sumbar,” pungkasnya.
Diketahui, saat ini pihak kepolisian tengah mendalami penyebab ledakan yang terjadi di rumah sakit tersebut.
Pemeriksaan melibatkan tim laboratorium forensik Polda Riau dan pihak terkait lainnya.
Sejauh ini, pihak kepolisian sudah mengumpulkan sejumlah petunjuk dan keterangan dari sejumlah saksi.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


