KATASUMBAR – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul angkat bicara terkait Partai Golkar secara resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (Bacapres) yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang.

Dukungan tersebut secara resmi disampaikan Airlangga Hartarto, Minggu (13/8/2023).

Najmuddin menilai dukungan Partai Golkar ke Prabowo Subianto mengindikasikan beberapa hal.

“Pertama, Airlangga tidak didukung oleh para elit Partai Golkar seluruhnya dan beliau tidak memiliki elektabilitas dan popularitas,” ujar Najmuddin.

Najmuddin menilai Partai Golkar takut kalah di Pilpres, sementara sudah terbiasa dalam pemerintahan.

“Ini menunjukkan bahwa Partai Golkar gagal dalam melakukan kaderisasi. Ini refleksi dari terdegradasi Partai Golkar di Pemilu dan Pilpres 2024,” kata dia.

“Saya melihat keputusan politik Partai Golkar erat kaitannya dengan hubungan elit-elit partai berlambang pohon beringin dengan pak Harto. Hari ini tidak memiliki figur idola,” pungkasnya.

Diketahui, alasan utama Partai Golkar mengusung Prabowo karena memiliki kedekatan sejarah. “Karena pak Prabowo Subianto lahir dari rahim partai Golkar,” kata Airlangga.

Golkar, kata Airlangga, tidak meragukan kemampuan Prabowo Subianto. Bahkan Prabowo dinilai selalu mengikuti kegiatan-kegiatan partai Golkar.

Beliau (Prabowo) selalu mengikuti kegiatan di partai golkar, dan kekaryaan (Prabowo) tidak diragukan lagi. Egaliter, searah dan setujuan dengan partai golkar,” kata Airlangga.

Dalam kesempatan ini, selain selain partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) juga memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bacapres pada Pemilu 2024.

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.