KATASUMBAR – Branch Manager Tol Pekanbaru-Dumai, AA Gede Indrayana menyebut pihaknya sudah memesan kalung GPS untuk dipasangkan ke gajah.
Gede Indrayana mengatakan langkah ini dilakukan demi meminimalisir hal tak diingingkan ketika gajah tersebut melintas di terowongan gajah di Tol Pekanbaru – Dumai.
“Tahun ini kami beli dua kalung GPS dan ini sudah dipesan,” ungkapnya dikutip dari mediacenter.riau.go.id, Minggu 27 November 2022.
Dia mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak BBKSDA agar pergerakan gajah di sekitar tol ini bisa dipantau.
Jika pergerakan sudah terpantau, nantinya akan diketahui langkah apa yang akan diambil agar gajah itu melintas di terowongan dan tidak masuk ke jalan tol.
“Akhir tahun ini mudahan sudah sampai dan sudah bisa digunakan BKSDA untuk dipasangkan ke gajah. Menurut mereka ada beberapa kelompok gajah liar yang belum menggunakan kalung GPS collar,” kata Indrayana.
Tol Pekanbaru – Dumai dipersiapkan sebagai tol berkelanjutan dan berkarakter, yang mana fokus karakter tol yang akan ditonjolkan yakni ciri khas terowongan gajah.
“Karena untuk ruas tol khusus di Riau ini nantinya akan cukup panjang ya, bahkan sampai 200 kilo totalnya. Untuk ruas Tol Pekanbaru – Dumai kita kan ada keunggulan karena memiliki terowongan gajah dan tak dimiliki oleh tol – tol selain kita,” ungkapnya.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


