KATASUMBAR – Pakar Komunikasi Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul memprediksi pesta demokrasi tahun 2024 akan bertarung sangat kompetitif.
Hal tersebut, lanjutnya, jika Partai Golkar berkoalisi dengan Koalisi Indonesia Raya, maka akan ada tiga poros, yaitu, Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Koalisi Lenteng Agung dan Koalisi Kartanegara. Sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) mau tak mau harus memilih bergabung ke salah satu koalisi. Sementara PPP sudah merapat ke PDI Perjuangan.
Menurut Najmuddin, ini artinya, Koalisi Indonesia Bersatu atau koalisi besar bubar dengan sendirinya. Namun sampai saat ini Koalisi Kartanegara tak kunjung deklarasi Bacapres.
“Sepatutnya kalau memang Prabowo ingin maju sebagai Bacapres segera deklarasikan. Menurut saya ada baiknya, deklarasi Bacapres bisa dijadikan sosialisasi Bacapres, pendidikan politik, dan pemantapan konsolidasi antar parpol koalisi,” ujarnya, Minggu (21/5/2023).
Najmuddin menambahkan, dalam kontestasi demokrasi yang menjadi topik utamanya adalah pertarungan antar visi, misi dan gagasan yang diusung antar calon presiden dan mematuhi semua regulasi yang dibuat.
“Sebab bilamana Parpol koalisi dan capres melanggar regulasi, maka proses politik akan menimbulkan cacat demokrasi bahkan kemunduran demokrasi,” kata dia.
Selanjutnya, kontestasi politik tahun 2024, bukan sekedar pertarungan pada antar partai koalisi dan antar Capres, namun jauh lebih dahsyat. Artinya pertarungan di Pilpres adalah pertarungan antar oligarki.
Oligarki yang memiliki nasionalisme dengan oligarki yang mengutamakan kepentingan bisnis semata. Oligarki yang mementingkan bisnis ini akan menghalalkan segala cara untuk memenangkan Capres dalam Pilpres tahun 2024.
“Oligarki ini saya sebut oligarki “jahat”. Sebab Oligarki ini sangat merusak nilai-nilai Pancasila yang menjadi way of life bangsa Indonesia. Oligarki jahat ini harus kita brantas. Jangan biarkan oligarki jahat ini mengatur Parpol koalisi dan Capres,” ujarnya.
Ia mengamati, dari pemilu 2014 dan 2019, kebersamaan bangsa sudah tercabik-cabik akibat ulah oligarki jahat yang menciptakan “BUZZERRP” yang bertugas menyebarkan isu-isu negatif, kebencian, rasis. Isu-isu ini umumnya adalah “HOAKS”.
“Oleh sebab itu saya minta kepada pimpinan parpol pengusung dan Capres yang ikut kontestasi agar mengutamakan nilai-nilai Pancasila dan demokrasi,” katanya.
“Mari kita rawat kerukunan dan kebersamaan yang selama ini saya lihat sudah tercabik ulah Oligarki jahat dan kelakuan jahat BUZZERRP dari kejahatan Oligarki jahat,” katanya.
“Dari pantauan saya, pertarungan politik tahun tahun 2024 bukan hanya pertarungan antar Parpol koalisi dan antar Bacapres, tetapi jauh dari itu. Artinya, kontestasi politik tahun 2024 mari kita semua aktor politik, seperti: elit dan pimpinan parpol, KPU, Bawaslu, DKPP, media, NGO bersama-sama memasang niat baik menciptakan Pilpres dan pileg tahun 2024 berjalan sesuai dengan regulasi,” pungkasnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


