KATASUMBAR – Kota Padang kembali diselimuti kabut asap. Bahkan, kondisi udara mulai memasuki batasan tidak sehat.
Berdasarkan data ISPU dari Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di Padang berada pada angka 89 poin pada Minggu (1/10).
Angka tersebut menjelaskan bahwa saat ini kondisi udara di Padang berkategori sedang, namun sudah mendekati kualitas tidak sehat.
Kendati demikian, Wali Kota Padang, Hendri Septa menilai, hal ini masih dalam tahap aman, dan tidak terlalu membahayakan pada kesehatan.
Dengan kondisi begitu, ia belum mengambil keputusan untuk meliburkan sekolah.
Namun, Hendri Septa menegaskan, keputusan untuk meliburkan sekolah bisa diambil jika kondisi udara di Padang sudah berbahaya.
“Kalau seandainya ini membahayakan kita akan segera membuat aturan terhadap proses belajar mengajar mengajar,” katanya.
Sejauh ini, dia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga diri, dengan menggunakan masker ketika keluar ruangan.
“Ayo berusaha untuk hidup sehat dan menghindari aktivitas di luar ruangan agar dapat terhindar dari hal yang dapat mengganggu pernafasan,” ujarnya.
Di sisi lain, dia juga berharap ke depan agar hujan turun sehingga dapat menyapu kabut asap.
Tak cuma itu, masyarakat diharapkan juga tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memperburuk kondisi udara.
“Tolong sama-sama kita menjaga kondisi agar kualitas udara kita tidak semakin memburuk.”
“Karena membakar sampah juga berpengaruh terhadap kualitas udara yang kita hirup,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

