KATASUMBAR – Aksi pengrusakan kendaraan dinas milik Pemko Padang Panjang dengan plat nomor BA 35 N masih jadi perhatian publik.
Aksi yang didalangi oleh Kasat Pol PP Padang Panjang Albert Dwitra dan sopirnya membuat mobil operasional dinas rusak.
Kerusakan pada mobil jenis SUV Kabin Ganda tersebut akibat aksi pengrusakan yang dilakukan dengan cara membenturkan mobil ke dinding.
Usut punya usut, Sekda Padang Panjang, Sonny Budaya Putra mengatakan, Albert Dwirta dan sopirnya tersebut sengaja merusak mobil tersebut.
Pengrusakan dilakukan agar mobil berwarna merah tersebut bisa mendapatkan klaim asuransi perbaikan.
“Apa pun itu, alasan ini tak bisa kita benarkan. Kita minta Kasat Pol PP (Albert Dwitra) untuk bertanggung jawab terhadap hal ini,” katanya.
Menanggapi fenomena tersebut, salah satu praktisi asuransi dari Astra Insurance, Iyus Suryaman menilai, pengrusakan mobil tersebut belum tentu bisa mendapatkan layanan perbaikan dari asuransi.
Ia menjelaskan, dengan aksi yang dilakukan Albert dan sopirnya tersebut, kerusakan pada mobil ditaksir mencapai 25-30 persen.
Dengan kerusakan tersebut, kata dia, pihak asuransi hanya akan memberikan layanan perbaikan.
“Perbaikan dilakukan sesuai dengan tingkatan kerusakan, sesuai dengan penyebab kecelakaan tersebut,” katanya pada Katasumbar.
“Ada kerusakan yang bisa ditangani seperti kecelakaan, ada pula yang tidak bisa meskipun tingkat kerusakannya sesuai,” imbuhnya.
Menurut Iyus, dengan aksi yang dilakukan Albert dan sopirnya tersebut, besar kemungkinan kerusakan tidak akan ditanggung asuransi.
“Ini kita bicara konteksnya adalah mobil itu dicover asuransi ya. Jika tidak ada, ya tidak mungkin bisa juga,” sebut Iyus.
Ia memaparkan, asuransi bekerja secara komprehensif, artinya sebelum melakukan perbaikan, petugas akan melakukan penelusuran terlebih dahulu.
Jika kemudian dari hasil penelurusan, ditemukan fakta berbeda, pihak asuransi bisa memutuskan untuk tidak memberikan layanan.
“Itu untuk mengatasi kerusakan yang disengaja, tapi dilaporkan akibat kecelakaan. Untuk hal yang begitu tidak akan ditanggung.”
“Jadi kalau melihat kejadian yang terjadi di Padang Panjang ya, saya pikir ini aneh,” pungkasnya kemudian.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


