KATASUMBAR – Jika berliburan di Kota Jam Gadang, coba sekali-kali menelusuri banyaknya tangga atau janjang di Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Selain memiliki objek wisata yang menarik dan punya nilai sejarah, keberadaan janjang di Bukittinggi juga memiliki nilai tersendiri, karena juga sarat dengan sejarah.
Apa saja janjang yang ada di Kota Bukittinggi? Inilah janjang yang kami rangkum, khusus untuk janjang yang berada di pusat kota, antara Pasa Ateh dan Pasa Bawah.
Janjang Minangkabau
Dalam sejarahnya, pembangunan Janjang Minangkabau atas perintah Asisten Residen Agam pada tahun 1908.
Pada masa itu Pemerintah Hindia Belanda membuat kebijakan untuk menghubungkan setiap pasar di Bukittinggi dengan janjang.
Kemudian janjang ini bernama Janjang Minangkabau, karena janjang ini menghubungkan kawasan Kampung Cino dengan Jalan Minangkabau Pasar Atas.
Janjang Pasanggrahan
Dulunya, Janjang Pasangrahan ini populer dengan sebutan Janjang Kampuang Cino.
Sama seperti Janjang Minangkabau, pembangunan Janjang Pasanggrahan ini atas perintah Asisten Residen Agam Westenenk tahun 1908.
Janjang Pasanggrahan ini menghubungkan Kampuang Cino dengan Pasa Ateh. Waktu itu, di sepanjang janjang terdapat beberapa toko kue, toko service sepatu dan hotel.
Keberadaan toko dan hotel berguna bagi pejalan kaki sebagai tempat istirahat melepas Lelah dan lapar.
Berdasarkan hal tersebut, Janjang Kampuang Cino ini menjadi popular dengan nama Janjang Pasanggrahan (janjang yang memiliki tempat untuk beristirahat).
Janjang Ampek Puluah
Pembangunan Janjang Ampek Puluah ini berlangsung pada tahun 1908 pada masa Louis Constant Westenenk menjabat sebagai Asisten Residen Agam.
Janjang ini menghubungkan Pasa Ateh dengan Pasa Banto dan Pasa Bawah. Secara administratif, janjang ini terletak di Kelurahan Benteng Pasar Atas Kecematan Guguak Panjang.
Penamaan janjang ini mengacu kepada empat puluh orang penghulu di Luhak Agam yang bermufakat untuk membangun janjang ini.
Gunanya untuk memudahkan anak nagari dalam menempuh pasar-pasar yang ada di Bukittinggi pada masa itu.
Janjang Gudang
Selain sebagai pusat pemerintahan di masa kolonial, Bukittinggi juga pusat perekonomian, terutama untuk wilayah Agam tuo.
Pada abad ke-19 pasca perang paderi, pemerintah kolonia Belanda membuat kebijakan tanam paksa kopi kepada seluruh penduduk Minangkabau.
Setiap hasil panen kopi dari kebun-kebun milik penduduk wajib menjualnya ke pemerintah kolonial Belanda.
Untuk menampung hasil panen kopi tersebut maka didirikan Gudang kopi di setiap nagari. Gudang kopi di setiap nagari kemudian mengirimkan kopi-kopi tersebut ke Gudang kopi yang berada di Bukittinggi.
Salah satu gudang kopi tersebut terletak di sebelah salah satu janjang menuju Pasa Ateh. Karena terletak di sebelah Gudang kopi maka janjang tersebut akhirnya dikenal dengan nama Janjang Gudang.
Janjang Gantuang
Janjang Gantuang dibangun pada tahun 1932. Saat ini jembatan tersebut menghubungkan Pasa Lereng dengan Pasa Bawah dan kawasan Aua Tajungkang.
Pembangunan jembatan ini berlangsung pada tahun 1932 pada masa W.J. Cator menjadi Controleur Oud Agam (Agam Tuo).
Ada yang menyebut jika jembatan ini merupakan jembatan penyeberangan pertama di Indonesia. Namun tidak ada data pembanding yang menguatkan klaim tersebut.
Janjang Inyiak Syech Bantam
Janjang Inyiak Syech Bantam berkaitan erat dengan Surau Inyiak Syech Bantam yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 49 Bukittinggi.
Di depannya Pasa Bawah dan di belakangnya Pasa Lereng bukittinggi.
Inyiak Syech Bantam adalah pahlawan perang Cilegon (1888) yang dibuang pemerintah Hindia Belanda ke Fort de Kock (bukittinggi).
Di Bukittinggi, Inyiak Syech Bantam meneruskan perjuangan melawan penjajah belanda dengan cara mengajarkan agama Islam kepada masyarakat Bukittinggi.
Janjang ini sangat memudahkan masyarakat Bukittinggi untuk menjalankan aktivitas berdagang dan belajar agama Islam di Surau Inyiak Syech Bantam.
Karena janjang ini menyokong setiap aktivitas yang berpusat di surau Inyiak Syech Bantam, janjang inipun menjadi Janjang Inyiak Syech Bantam.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.








