KATASUMBAR – Universitas Andalas kini telah memiliki rektor baru, namanya Efa Yonnedi. Ia mendapatkan jabatan tersebut dari proses pemilihan langsung.
Dirinya resmi dilantik pada Senin (20/11) oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono.
Pembacanya sumpah jabatan rektor terpilih disaksikan oleh anggota MWA, Dewan Profesor, Dosen serta undangan yang hadir.
“Rektor terpilih harus dan wajib menjunjung tinggi etika jabatan, serta bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab,” ungkap Wahyu saat pelantikan.
Sebelum jadi rektor, Efa sendiri adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unand sejak 2020.
Ia merupakan akademisi kelahiran Nagari Jopang, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat pada 2 Mei 1972.
Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas pada 1996.
Ia sempat menjadi penerima beasiswa Yayasan Supersemar pada 1993, dan beasiswa Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat pada 1994.
Ia meraih gelar Master of Public Policy and Management dari Universitas Monash Australia pada 2002.
Ia juga sempat menjadi penerima beasiswa Australian Development Scholarships pada 2000.
Ia meraih gelar Doktor dari Universitas Manchester Inggris pada 2007, dengan Disertasinya berjudul “Impact of Privatization and Organizational Changes and Performance in Indonesia”.
Efa sempat menjadi penerima beasiswa QUE Scholarships dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas RI sejak 2002 hingga 2004.
Selain itu, ia juga pernah mendapat dan beasiswa Overseas Studentship Scholarships dari Universitas Manchester sejak 2004 hingga 2006.
Efa Yonnedi memulai karier sebagai tenaga pengajar pegawai negeri sipil di Unand pada 1996.
Ia tercatat di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemdikbud mulai mengajar pada 2006.
Pada 2007, ia menjabat Kepala Program Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unand.
Pada tahun berikutnya, ia menjabat Direktur Pusat Pengembangan Akuntansi FE Unand.
Pada 2013, Efa diangkat sebagai Ketua Jurusan Akuntansi FE Unand. Selanjutnya pada 2017, ia terpilih menjadi Ketua Senat Akademik FE Unand.
Selanjutnya pada 2020, ia memenangkan Pemilihan Dekan FE Unand dan dilantik menjadi dekan menggantikan Harif Amali Rivai.
Selain menjadi akademisi, sebagai praktisi Efa juga bekerja sebagai konsultan paruh waktu untuk World Bank Office of Jakarta sejak 2010 hingga 2013.
Pada 2011, ia diangkat menjadi Komisaris Independen dan Ketua Komite Pemantau Risiko Bank Nagari.
Pada 2014, ia diangkat menjadi Komisaris Utama, Ketua Komite Pemantau Risiko, Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Nagari hingga 2018.
Pada 2018, ia diangkat menjadi Komisaris Utama PT Asuransi Bangun Askrida.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


