KATASUMBAR – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) menerbitkan izin pembukaan program studi S1 Fisioterapi Universitas Fort de Kock Bukittinggi.
Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Mendikbudristek Nomor 51/E/O/2023 tertanggal 11 Januari 2023.
Terbitnya izin dari Mendikbudristek ini tergolong cepat, karena Universitas Fort de Kock Bukittinggi mengajukan permohonan pada Oktober 2022 yang lalu.
Dengan terbitnya izin ini, maka dalam waktu dekat Universitas Fort de Kock Bukittinggi akan memulai buka pendaftaran.
“Gelombang pertama pendaftaran calon mahasiswa Fisioterapi Program Sarjana ini rencananya akan buka pada Maret 2023,” ujar Rektor Universitas Fort de Kock Bukittinggi, Evi Hasnita, Minggu 15 Januari 2023.
Mengenal Universitas Fort de Kock
Universitas Fort de Kock berdiri tahun 2004 yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fort de Kock Bukittinggi.
Pada tahun 2019, perguruan tinggi swasta ini berubah nama menjadi Universitas Fort de Kock.
Saat ini, Universitas Fort de Kock memiliki 2 fakultas, yakni Fakultas Kesehatan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Untuk prodi (Program Studi) di Fakultas Kesehatan di antaranya S1 Prodi Kesehatan Masyarakat (Kesmas)
Kemudian ada juga S2 Prodi Kesmas, S1 Keperawatan dan Profesi Ners, Prodi Kebidanan, D3 Fisioterapi, serta S1 Farmasi.
Sementara untuk prodi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, ada Prodi Kewirausahaan serta Prodi Bisnis Digital.
Kampus ini berdiri megah di Jalan Soekarno-Hatta kawasan Garegeh, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kerja Sama Internasional
Tak hanya melakukan kerja sama dengan puluhan instansi dan lembaga kesehatan di Indonesia, Universitas Fort de Kock juga menjalin banyak kerja sama dengan perguruan tinggi serta lembaga internasional.
Kerja sama itu di antaranya dengan University College of Islam Melaka (Malaysia), Putra Specialist Hospital Melaka (Malaysia), DA-YEH University Taiwan.
Selanjutnya, Proboromarajchanok Institute for Helath Workforce Developmnt Thailand, SEAMEO SEAMOLEC, University of Otawa Canada.
Universitas Fort de Kock juga telah bekerja sama dengan Turgut Ozal Univeristy (Turki), The University of Szeged Hungary (Hongaria), serta Semmelweis University Hungary (Hongaria).
Tak hanya itu, Perusahaan asal Jepang, Kyowakai Medical Corporation juga sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan Universitas Fort de Kock Bukittinggi.
Kerja sama ini terkait magang ke Jepang serta penyaluran lulusan ke Jepang.
Saat ini saat ini Jepang membutuhkan perawat medis di rumah sakit, serta caregiver atau perawat lanjut usia (lansia).
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


