KATASUMBAR – Nasib pelatih Semen Padang FC, Hendri Susilo mulai terancam usai kekalahan di dua laga awal Liga 1 musim 2024/2025.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu menelan kekalahan telak saat menjamu Borneo FC di laga perdana dengan skor 1-3 dan Bali United dengan skor 2-0.
Kondisi ini menjadi lampu kuning bagi Semen Padang FC. Jika hal ini berlarut-larut, kesempatan klub untuk bertarung di papan tengah atau papan atas sekalipun bisa pupus.
Padahal, musim ini manajemen sudah melakukan berbagai persiapan matang untuk bisa bertahan di kompetisi teratas.
Kekalahan di dua laga awal itu membuat Semen Padang kini harus terperosok ke peringkat 16 atau posisi tiga terbawah yang berarti ada di zona merah.
Selain menempati posisi tiga terbawah, Semen Padang FC juga menjadi tim promosi terburuk di dua pekan awal pertandingan, dengan perolehan 0 poin.
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino saat inu manajemen sudah langsung melakukan pertemuan dan memastikan akan lakukan evaluasi.
“Kita akan melakukan evaluasi. Hasil dua pertandingan ini menjadi catatan buruk,” katanya dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.
Ia menegaskan tim harus segera memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam dua laga itu dengan evaluasi.
Adapun perihal evaluasi tersebut dilakukan tidak hanya kepada pemain saja, tapi juga tim pelatih.
Bahkan dia juga memberikan tenggat waktu untuk pelatih kepala yang dijabat Hendri Susilo untuk melakukan pembenahan.
“Kita semua tentunya berharap hasil terbaik untuk tim. Dan kita akan lihat satu laga kandang melawan PSS Sleman nanti.”
“Ini menjadi pertaruhan untuk pelatih kepala, apakah akan dipertahankan atau tidak,” bebernya.
Sesuai jadwal kompetisi, pada laga pekan ketiga Semen Padang akan menjamu PSS Sleman di Stadion STIK, Jakarta pada Senin (26/8) sore.
Sebelumnya, pelatih kepala Semen Padang, Hendri Susilo sudah berkomentar tentang dua hasil buruk yang didapat anak asuhnya di awal BRI Liga 1 2024/25 ini.
“Persiapan pra musim kita menyambut BRI Liga 1 ini memang tidak ada, dan persiapan tim juga termasuk terlambat.”
“Tentunya ini menjadi tantangan untuk Semen Padang dan semuanya memang butuh proses dan juga butuh waktu untuk membenahi banyak aspek yang harus dibenahi,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


