KATASUMBAR – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan, pembangunan Monumen Bela Negara di Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota terus berlanjut.
Menurut Mahyeldi, berdasarkan informasi terbaru, Monumen Bela Negara akan dikerjakan atas kolaborasi enam kementerian atas Instruksi Presiden (Inpres).
“Terkait ini, koordinasi berada di Kementerian Polhukam yang menghadirkan Inpres,” ungkap Mahyeldi dalam situs resmi Pemprov, Selasa 20 April 2021.
“Jadi monumen yang anggarannya sekitar 600 miliar ini berada di 6 kementrian. Insya Allah, presiden segera menandatanganinya,” ungkapnya.
Selain itu, Mahyeldi menyebut pemerintah pusat memberi lampu hijau pembangunan akses Suliki-Bonjol, akses Gunung Omeh-Palupuah, termasuk akses ke Riau.
“Selain itu, proyek pembangunan lainnya juga mendapat dukungan yakni lanjutan Jalan Tol Padang-Pekanbaru,” sambungnya.
Dalam program kerja 100 hari kerja Gubernur dan Wagub Sumbar ini, Mahyeldi terus berkomunikasi dengan kabupaten/kota, dan pemerintah pusat.
Beberapa upaya lobi seperti pembangunan tersebut, kata Mahyeldi, mulai membuahkan hasil.
Monumen Bela Negara berdiri di atas tanah hibah warga seluas 50 hektare, dan pembangunannya sempat terhenti.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


