KATASUMBAR– Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar mengakui, sejumlah sektor ekonomi masyarakat lumpuh pasca bencana yang melanda daerah itu.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Pessel, Wildan mengungkapkan, sektor- sektor yang terdampak itu, diantaranya pertanian dan peternakan.

Berdasarkan data terakhirnya yang dimilikinya, kerugian dari akibat bencana itu mencapai Rp 25 miliar. Dari data itu, pertanian mencapai Rp 14.889.500 dan peternakan Rp 11.027.500.

“Itu sesuai dengan data dari masing -masing wilayah yang terhimpun dari kecamatan,” terang Wildan pada Katasumbar, Rabu 20 Maret 2024.

Ia menjelaskan, saat ini untuk menanggulangi kerugian itu, Pemkab Pessel telah melakukan langkah untuk bisa kembali memulihkan kondisi tersebut.

Menurutnya, selain pemulihan rehabilitasi yang dilakukan dengan menggunakan anggaran daerah, Pemkab Pesisir Selatan juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk bisa membantu menangani secara bertahap.

“Berdasarkan data yang kami himpun tersebut, Dinas Pertanian sudah mengusulkan kepada kementerian terkait,” terangnya.

Ia berharap, usulkan Pemkab Pessel untuk mengupayakan pemulihan tersebut bisa dikabulkan pemerintah pusat secepatnya dan bisa dirasakan masyarakat.

“Ya, usulan tersebut diharapkan dapat dikabulkan pemerintah pusat agar roda perekonomian masyarakat pasca banjir dan longsor kembali pulih,” terangnya.

Berikut data kerugian bencana Pessel;

– Pertanian
1. Luas lahan yang terdampak: 2.890.5 hektar
– Peternakan
1. 772 ekor sapi mati
2. 17 ekor kerbau mati
3. 25.560 ekor ayam mati
4. 16.253 ekor itik mati

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.