KATASUMBAR – Kepala Lapas Kelas II A Bukittinggi Marten mengatakan, kapasitas lapasnya sudah berada dalam status over capacity atau berlebihan.
Marten menyebut, hal ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun dan Kementerian sulit mengatasinya.
“Kapasitas kita sebenarnya 242, namun hari ini jumlah narapidana kita adalah 682, berlebih 200 persen,” kata Marten, Kamis 17 Desember 2020.
Sementara, jumlah petugas Lapas hanya 62 saja.
Ia mengatakan, laju pertambahan narapidana lebih tinggi dari penambahan kapasitas yang telah diupayakan.
“73 persennya adalah kasus narkotika,” jelasnya.
Untuk menyiasatinya, kata Marten, pihaknya memberikan asimilasi, remisi dan bebas bersyarat kepada narapidana yang berhak mendapatkannya.
“Jika program ini tak ada, mungkin kapasitas kita hari ini sudah 1000an narapidana,” pungkasnya.
Lapas Kelas II A Bukittinggi berlokasi di Biaro, Kecamatan Ampek Angkek, Agam-Sumbar.
Hari ini, Kalapas Marten beserta rombongannya mengunjungi Kantor PWI Bukittinggi untuk bersilaturrahmi dengan awak media.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


