KATASUMBAR – Wali Kota Padang, Fadly Amran meminta maaf kepada publik atas video viral pengrusakan mobil dinas.

Permintaan maaf tersebut ia sampaikan langsung dari Mekah, dan kemudian disebarkan lewat sebuah video yang diterima Katasumbar, Minggu (19/2).

Video yang viral di berbagai platform media sosial tersebut mendapatkan kecaman dari publik, sehingga pemerintah harus bertindak.

Menyikapi hal tersebut, Fadly pun turun tangan. Ia mengatakan dirinya telah memerintahkan Sekda Padang Panjang untuk membentuk tim pencari fakta.

“Pertama, selaku Wali Kota Padang Panjang, saya memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi.”

“Kedua, kami sudah menginstruksikan kepada Sekda, untuk membentuk tim pencari fakta untuk memastikan apa yang menjadi sebab peristiwa tersebut,” katanya.

Kemudian, Fadly pun menyebut, dirinya akan memberikan hukuman tegas pada pelaku pengrusakan.

“Saya akan memberikan hukuman yang tegas sesuai peraturan perundang-undangan. Supaya peristiwa ini tidak terjadi lagi,” ucap dia.

Menurutnya, aksi pengrusakan tersebut tak bisa dibenarkan, karena telah menyalahi dan merusak citra pemerintahan.

“Apapun alasannya, ini sudah menyalahi, tidak sesuai dengan norma pemerintahan di Indonesia,” tukas Fadly.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kota Padang Panjang bertindak cepat merespon video viral perusakan kendaraan dinas.

Aksi perusakan terhadap mobil SUV kabin ganda dengan plat nomor BA 25 N itu sempat jadi perhatian. Videonya bahkan ramai di media sosial.

Publik pun banyak yang menilai bahwa aksi tersebut sengaja dilakukan, dengan dalih tertentu. Sehingga menuntut pihak terkait segera bertindak.

Libatkan Inspektorat

Demi memastikan dalih tersebut, Pemko Padang Panjang pun melibatkan inspektorat, untuk memeriksa sejumlah pihak.

Hal demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Padang Panjang, Ampera Salim.

“Pastinya kami tidak tinggal diam. Pihak yang diduga terlibat dipanggil dan menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat,” katanya, Minggu (19/2).

Ia menjelaskan, keterlibatan Inspektorat untuk mengatahui keterlibatan pejabat daerah dalam aksi tersebut.

Pasalnya, Inspektorat memang memiliki kewanangan secara khusus melakukan pengawasan, dan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Adapun pihak yang diperiksa adalah Kepala Dinas Pol PP Padang Panjang, Alber Dwirta dan sopirnya.(*)

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.