KATASUMBAR – Bio Farma tengah melakukan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 BUMN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman, Selasa (12/7/2022) kemarin.

Khusus untuk di Sumbar, Bio Farma memilih di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.

Sedikitnya 1.725 relawan dilibatkan dalam uji klinis vaksin Covid-19 BUMN tersebut.

Relawan yang dilibatkan, lanjutnya, dalam rentang usia antara 18-70 tahun, dalam keadaan sehat, dan belum pernah terpapar virus Covid-19.

Setiap relawan akan mendapatkan dua kali suntikan dengan rentang waktu 28 hari.

Diketahui, Bio Farma merupakan perusahaan farmasi yang akan berusia ke 132 tahun pada 6 Agustus 2022 mendatang.

Bio Farma sejak tahun 2020 menjadi Holding BUMN Farmasi dengan Kimia Farma dan Indofarma sebagai anak usaha.

Ternyata, sosok yang menjadi pucuk pimpinan Holding BUMN Farmasi tersebut bukanlah orang sembarangan. Beliau adalah Honesti Basyir.

Honesti Basyir menambah panjang daftar putra Minang, Sumbar yang lebih dikenal dengan sebutan orang Padang yang sukses di rantau orang.

Dilansir dari situs resmi Bio Farma, Honesti Lahir di Padang pada 24 Juni 1968. Ia lulusan Sarjana Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) (S1) dan Keuangan Perusahaan Institut Manajemen Telkom (S2).

Sebelum menjadi Dirut Bio Farma, Honesti Basyir pernah dipercaya dengan beberapa jabatan strategis.

Diantaranya, President Commissioner of Metra, CMO Wholesale and International Business TLKM Group, dan CEO PT Kimia Farma, Tbk.

Sementara itu, sejak September 2019, Honesti Basyir dipercaya sebagai Dirut Bio Farma dengan dasar hukum pengangkatan sebagai Direktur Utama Bio Farma adalah sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN nomor SK-203/MBU/09/2019 tanggal 13 September 2019.

Yaitu, tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris maupun pemegang saham.

Menurutnya, setiap orang harus berkontribusi tidak hanya untuk keluarga tetapi juga untuk negara dan selalu menjadi yang terbaik.

“Orang Padang itu kan tidak mau kalah” kata Honesti sambil bercanda kepada katasumbar.com di Rumah Makan Lamun Ombak, Padang, Selasa (12/8/2022) malam.

Honesti Basyir ternyata bukanlah orang yang memiliki background Farmasi maupun kedokteran.

“Mungkin kalian kaget dengan background saya, saya bukan orang Farmasi, bukan orang kedokteran, saya engineer. 23 tahun masa kerja saya di Telkom dari 1993 – 2017,” ujarnya.

Kemudian, dapat amanah di Kimia Farma dan saat itulah ia berkenalan dengan dunia farmasi.

“Intinya orang Padang selalu pingin belajar, senang tantangan dan saya pingin buktikan orang Padang itu bisa berhasil berbagai macam industri,” pungkasnya.

Dilansir dari Wikipedia, Honesti Basyir menginjak sekolah dasar di SD 47 Damar, Padang, kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Padang dan SMA Negeri 2 Padang.

Sementara jenjang perguruan tinggi di
Sarjana Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (1992) dan S-2 Corporate Finance Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (2004).

Terkait uji klinis vaksin Covid-19 BUMN, Honesti Basyir menyebutkan, ini merupakan wujud dari kemandirian bangsa Indonesia saat pandemi, hal ini menjadi tonggak pencapaian karya anak bangsa.

Menurut Honesti, vaksin Covid-19 BUMN membuktikan bahwa Indonesia mampu membuat vaksin dari hulu ke hilir secara mandiri.

Seluruh proses pembuatan vaksin tersebut dilakukan oleh anak bangsa. Ia menegaskan hal ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya kolaborasi antara peneliti, lembaga pendidikan, industri dan juga pemerintah.

“Berikutnya Bio Farma akan menunggu diterbitkannya EUA dari Badan POM. Bio Farma saat ini sedang menunggu hasil audit Halal yang dilakukan oleh LPOM MUI. Insya Allah memenuhi kriteria Halal. Harapannya kedua sertifikat ini akan muncul pada akhir bulan Juli,“ kata Honesti.

Honesti menuturkan vaksin Covid-19 BUMN akan digunakan untuk vaksin dewasa dosis pertama dan kedua. Sementara untuk penggunaan vaksin dosis ketiga (booster) akan melewati uji klinis terlebih dahulu dalam waktu dekat.

“Kita berharap kedepannya vaksin ini bisa digunakan untuk dosis primer dan dosis booster anak-anak (usia 6-17 tahun),” kata dia.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.