KATASUMBAR – Anies Baswedan kembali menggelar kampanye terbukanya di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (25/1).

Kampanye ini berlansgung di halaman Stadion GOR H Agus Salim dan didatangi oleh ribuan pendukung.

Saat berkampanye di Padang, Anies menyinggung soal pendirian Republik Indonesia, yang bukan demi kepentingan keluarga.

Melainkan sebut dia, pendirian Republik Indonesia untuk kepentingan seluruh rakyat.

Perjuangan pendirian negara ini-lah yang mejadi semangat tokoh-tokoh Minang pada jaman dahulu.

“Ini pesan penting, bahwa para pendiri republik yang banyak dari ranah Minang.”

“Mereka mendirikan republik ini bukan untuk mementingkan keluarganya, mementingkan anak keturunannya, tapi mereka membangun untuk seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Anies menyebut para pendiri republik juga membuat aturan bukan untuk menguntungkan keluarga mereka, tetapi untuk semua pihak.

“Aturan yang dibuat bukan aturan yang menguntungkan dirinya, keluarganya, bukan. Aturan untuk semuanya.”

“Ini menggambarkan orang-orang berintegritas, orang-orang berkompeten, dan orang-orang dengan spirit kenegarawanan yang luar biasa,” tambahnya.

Hal itu, lanjut dia, harus menjadi pengingat bagi semua pihak, untuk mengembalikan integritas tersebut.

“Nah, inilah yang harus menjadi pengingat bagi kita semua sekarang. Kita harus mengembalikan lagi integritas itu.”

“Kemudian kompetensi, lalu keinginan untuk semangat kenegarawanan,” bebernya.

Hal demikianlah, sebut Anies, masyarakat Indonesia menaruh kepercayaan pada pendiri bangsa.

“Ketika mereka mendeklarasikan Indonesia dengan proklamasi, dengan semua langkah-langkahnya, rakyat ikut.”

“Kenapa? Karena rakyat tahu ini bukan untuk kepentingan dirinya,” ungkapnya.

Pernyataan Anies yang menyinggung soal keluarga ini, seakan menyindir Presiden Jokowi yang mendukung anaknya Gibran Rakabuming Raka.

Pencalonan Gibran sendiri menimbulkan pro dan kontra, mengingat adanya konflik kepentingan yang terjadi di Mahkamah Konstitusi.

Apalagi, keberadaan paman Gibran, adik ipar Presiden Jokowi yang menjadi Ketua MK saat itu.

Tambah lagi perlindungan dan bantuan politik yang diberikan Jokowi untuk memenangkan salah satu kandidat paslon, mendapat sentimen buruk dari publik.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.