KATASUMBAR – Angin puting beliung terjadi di Simpang Bukik, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Sabtu 18 Juni 2022.
Informasinya, sejumlah bangunan rusak dan ada warga terluka akibat insiden ini.
Bencana alam ini juga mengacaukan sebuah pesta pernikahan yang sedang digelar di sana.
“Ada 5 orang terluka. 2 orang luka sobek karena seng dan 3 lainnya luka lebam. Saat kejadian kita sedang menggelar pesta pernikahan,” jelas pemilik rumah Sahiran (56), Minggu 19 Juni 2022.
Menurutnya, peristiwa ini berawal saat terjadi hujan disertai angin kencang.
“Kemudian mendadak angin kencang yang membuat atap atau balok kayu beterbangan sehingga mengenai orang,” ungkapnya.
Khusus di rumahnya, Sahiran mengalami kerugian berupa 8 atap diterbangkan angin, kaca mobil pecah hingga sejumlah warung sarapan di depan rumahnya rusak.
Akibat banyaknya kerusakan, Sahiran mengalami kerugian capai puluhan juta dan perlu bantuan untuk pemulihan.
Sementara, TKSK Kecamatan Canduang Zulhendri mengatakan, sedikitnya 2 rumah dan 1 toko bangunan terdampak akibat kejadian ini.
Musibah angin kencang seperti ini sudah beberapa kali terjadi di Agam, terutama di Kecamatan Ampek Angkek maupun Canduang.
Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung
Angin ini biasa terjadi dalam area lokal dan waktu relatif singkat namun cenderung merusak.
Dilansir dari gramedia.com, angin ini terjadi karena pertemuan antara udara panas dan dingin. Keduanya saling bentrok dan membentuk awan cumolonimbus hingga menjadi puting beliung yang berbentuk seperti corong.
Suhu yang tinggi juga dapat menjadi pemicu peristiwa ini. Selain itu, bencana ini juga dapat terjadi saat ada arus udara yang kuat di dalam awan.
Kecepatan angin bisa mencapai 175 kilometer/jam dengan lebar mencapai 75 meter dan bisa bergerak dalam radius beberapa kilometer sebelum akhirnya lenyap.
Durasinya berkisar antara 3 hingga 5 menit saja, namun dampaknya jelas sangat merusak.
Peristiwa Sebelumnya
Sebelumnya, juga pernah terjadi peristiwa serupa pada Selasa 7 Juni 2022 di Tilatang Kamang.
Berdasarkan data, sedikitnya 6 rumah, 2 bengkel, satu sekolah yakni SDN 05 Koto Tangah, lapangan voli dan garasi mobil terdampak. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap. Total kerugian sekitar 100 jutaan.
Selain merusak rumah dan fasilitas lain, angin kencang juga menyebabkan 8 pohon tumbang di Jorong Jalikua, Nagari Koto Tangah.
Tak hanya itu, pohon tumbang juga merusak kabel listrik serta menutup akses jalan setapak.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


